Kamis, 21 Sep 2017
radarsurabaya
Sportainment

Waspadai Kecepatan Pemain Vietnam

Sabtu, 09 Sep 2017 18:54 | editor : Abdul Rozack

Nurhidayat Haji Haris

Nurhidayat Haji Haris (APF)

Yangoon - Bek tim nasional (timnas) Indonesia U-19 Nurhidayat Haji Haris mengaku siap untuk menghadapi kecepatan dan kelincahan pemain Vietnam.  Indonesia dan Vietnam bakal bentrok pada laga ketiga grup B Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangoon, Senin (11/9) nanti.

Meski begitu, Nurhidayat menyadari bahwa Vietnam bukan lawan yang mudah. Apalagi jika melihat hasil di mana Vietnam mampu menggilas Brunei Darussalam dengan skor telak 8-1.

"Saya melihat semua lawan sama saja, enggak ada yang bagus atau yang jelek. Lawan Vietnam kami harus lebih fokus lagi di pertahanan untuk mengantisipasi kecepatan pemain sayap mereka," ujar Nurhidayat, kepada Goal Indonesia.

Lebih lanjut, bek PSM Makassar itu mengungkapkan saat ini rekan-rekan setimnya sudah lebih padu lagi. Termasuk duetnya bersama kapten tim Rachmat Irianto di lini belakang tim Garuda Nusantara.

"Yang terpenting kami harus lebih fokus lagi di pertandingan melawan Vietnam," tegasnya.

Sementara ini, Indonesia masih memuncaki klasemen sementara grup B dengan enam poin dari dua laga yang telah dijalani. Vietnam membuntuti di posisi kedua dengan tiga poin dari satu pertandingan. 

Timnas Indonesia U-19 kembali menjalani sesi latihan, Sabtu (9/9) pagi. Latihan digelar di Stadion Padonmar, yang terletak area Myaynigone Junction di Kota Yangon. Latihan dimulai sekitar jam 08.00 pagi waktu setempat dan berlangsung selama lebih kurang 1,5 jam.

Seluruh pemain mengikuti latihan. Namun, Feby Eka Putra terlihat latihan terpisah dari rekan satu timnya dan selanjutnya ia beristirahat di tepi lapangan. Pencetak tiga gol saat Timnas Indonesia U-19 melibas Filipina 9-0 itu mengalami cedera ringan. Begitu pula dengan kiper M. Riyandi yang sempat mendapat latihan khusus.

Seusai latihan pelatih Indra Sjafri menegaskan bila seluruh pemainnya dalam kondisi baik. "Tidak ada yang cedera. Feby hanya cedera ringan tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Indra.

Indra juga mengungkapkan latihan  Sabtu pagi merupakan simulasi yang disiapkan bagaimana menghadapi Vietnam di pertandingan nanti. "Pertandingan kedua harus lebih baik dari pertandingan pertama dan pada pertandingan ketiga nanti, kami harus lebih baik dari pertandingan kedua. Sebenarnya, meski sudah menang dalam dua laga beruntun, permainan anak-anak masih belum 100 persen seperti yang kami inginkan," lanjut Indra Sjafri.

Dalam latihan ini Indra Sjafri terlihat menekankan semisal transisi bermain. Ada internal game dan para pemain juga berlatih melepas tembakan jarak jauh di pengujung sesi latihan. 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia