Selasa, 24 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Perda KTR Tidak Melarang Merokok

Sabtu, 12 Aug 2017 09:19 | editor : Aries Wahyudianto

Area Terbatas : Camat Tambak Fatah Hadi menjelaskan  Perda Nomor 4 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Area Terbatas : Camat Tambak Fatah Hadi menjelaskan Perda Nomor 4 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). (Dok/Radar Gresik)

Tambak - Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi Perda Nomor 4 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Pemkab Gresik di kecamatan Tambak, hari jumat (11/8).Fatah Hadi Camat Tambak mengatakan, sejak dikeluarkan sampai saat ini masih dalam taraf sosialisasi. “Setelah lepas waktu sosialisasi, maka Pemkab Gresik akan menerapkan perda tersebut sesuai yang termaktub dalam perda termasuk sanksinya”katanya.

Menjelang pemberlakuan Perda KTR tersebut, saat ini Pemkab Gresik telah membangun berbagai fasilitas yaitu tempat untuk merokok di area Kawasan Terbatas Rokok (KTR). Pembangunan ruang tempat perokok ini bisa dijumpai pada setiap lantai di kantor Bupati Gresik. Serta beberapa tempat umum.

Perda KTR yang telah disahkan di tahun 2015 bukan berarti mutlak melarang merokok. Hanya mengatur perokok agar tidak merokok disembarang tempat. Tempat-tempat khusus larangan bagi perokok, yaitu di area pendidikan, rumah Sakit dan tempat fasilitas kesehatan yang lain, Tempat ibadah, didalam kendaraan umum serta berbagai tempat ruang publik yang lain.

Setelah diberlakukan, dalam Perda tersebut diatur sanksi bagi para pelanggar. Sanksi ringan berupa teguran, pengusiran dan denda antara Rp 100 ribu-500 ribu. Sedangkan sanksi berat berupa kurungan penjara selama 3 bulan atau denda sebesar Rp 50 juta. (bst/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia