Jumat, 20 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Penangkapan Pembunuh Bu Kades Sidojangkung

Pelakunya Oknum TNI, Tertangkap di Ngantang, Malang

Sabtu, 12 Aug 2017 08:43 | editor : Aries Wahyudianto

DI GELEDAH : Beberapa anggota pomal dan anggota Jatanras dan anggota Polisi Reskrim Grresik. menggeledah dan menunjukkan barang bukti di rumah Tri Setyo

DI GELEDAH : Beberapa anggota pomal dan anggota Jatanras dan anggota Polisi Reskrim Grresik. menggeledah dan menunjukkan barang bukti di rumah Tri Setyo (YUDHI/RADAR GRESIK)

KEDAMEAN - Tim gabungan Polres Gresik, Polres Mojokerto dan POM TNI AL berhasil membekuk pelaku pembunuhan Luluk Diana, 38, istri Kepala Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti. Pelakunya Kopda Tri Setyo alias Yoyok, 40, oknum TNI AL, warga Dusun Watupasang, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean. Pelaku ditangkap dalam pelariannya di Kecamatan Ngantang, Malang, Jumat pagi.

Penangkapan pelaku berawal dari petunjuk yang didapat polisi dari olah TKP di Hutan Jetis, Mojokerto. Polisi melacak ponsel korban dan peluru yang menyasar kepala korban. Polisi kemudian mengkroscek jalur perjalanan pelaku mulai dari bertemu korban sampai pulang usai membunuh dan membuang mayat korban.

Dari petunjuk itu, polisi mendapati nomor HP pelaku. Selanjutnya berbekal HP pelaku, polisi melacak keberadaannya menggunakan fitur GPS. Pelaku sempat berpindah-pindah posisi setelah membunuh korban. Awalnya di rumahnya, di Kedamean, kemudian bergeser ke Jombang dan Kediri.

Polisi menguntit pelaku hingga akhirnya menemukan pelaku sedang istirahat di rest area pasar buah Ngantang, Malang. Sekitar pukul 09.00, pelaku disergap polisi dibantu POM TNI AL di salahsatu rumah kerabatnya.

Melihat dirinya disergap, pelaku berusaha melarikan diri. Hampir 30 menit, pelaku lari ke arah pemukiman penduduk, sebelum akhirnya tertangkap. Setelah ditangkap, polisi mengeler pelaku ke rumahnya di Perum Kota Damai Jalan Bougenvil Gang IV Nomor 37, Kecamatan Kedamean.

Dari rumahnya, polisi menemukan tas berisi uang Rp 100 juta yang diduga milik korban. Uang itu diduga adalah hasil perampokan yang sempat diambil korban di Bank Mojokerto. Sementara itu, di kontrakan pelaku ada satu pucuk senjata pistol rakitan. Selain itu juga ada 35 butir peluru pistol, 25 amunisi kaliber 5,56 mm dan 5 butir amunisi kaliber 7,62 mm serta 92 amunisi hampa. Ditambah ada 2 buah ponsel yang sempat kontak dengan ponsel korban. Juga ada sepasang kaos berwarna hijau dan celana jeans warna biru.

Setelah barang bukti lengkap, pelaku dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro membenarkan adanya penggeledahan itu. Seluruh tim nanti berkordinasi dengan Polda Jatim. “Iya memang sudah digeledah. Barang bukti dikirim ke Polda Jatim guna penyelidikan lebih lanjut,” komentarnya singkat.

Seperti diketahui, Korban Luluk Diana, 38, istri kades Sidojangkung Menganti itu ditemukan tewas di kawasan hutan Jetis, Mojokerto. Mayat Luluk ditemukan pencari rumput pada Selasa (08/08) sekitar pukul 14.00 sore. Dimakamkan keesokanharinya setelah dipastikan identitasnya dan diautopsi di RSUD Dr Soetomo Surabaya. (bro/ris) 

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia