Rabu, 20 Sep 2017
radarsurabaya
Gresik

Dua Pengusaha Muda Sukses Gelar Kejuaraan Catur

Jumat, 11 Aug 2017 09:10 | editor : Aries Wahyudianto

PEMENANG : Juara Catur Open, Berfoto Bersama Pemilik CV Rozma Abadi Abdul Rozak (dua dari kanan) dan Pemilik 5758 Maju Mapan M Sholeh (memakai topi).

PEMENANG : Juara Catur Open, Berfoto Bersama Pemilik CV Rozma Abadi Abdul Rozak (dua dari kanan) dan Pemilik 5758 Maju Mapan M Sholeh (memakai topi). (Fitra Herdian / Radar Gresik)

Manyar - Cabang olahraga catur di Kabupaten Gresik semakin bergeliat. Selain kerja keras pengurus Percasi. Perkembangan ini dipengaruhi perhatian masyarakat yang peduli pada catur. Seperti sosok Abdul Rozak dan M Sholeh, yang keduanya pemilik usaha, CV Rozma Abadi dan 5758 Maju Mapan.

Mereka pun tak segan mennggeluarkan dana untuk mengadakan turnamen catur open. Turnamen tersebut berlangsung di Pongangan, Manyar ini. Meskipun bertajuk catur open, namun pesertanya bukan dari kalangan pecatur amatir. Sebut saja, Sugianto Tjin. Pecatur asal Surabaya yang sudah sangat berpengalaman. Bahkan ia pernah mewakili Jawa Timur dan Riau pada ajang Pra PON 2015.

Ia mengaku sangat, bersemangat ikut pada turnamen catur open ini. "Saya hanya penamasan saja ikut kejuaraan ini. Biar tidak lupa, dengan catur, itu saja," ujarnya sesaat sebelum kejuaraan dimulai. Ternyata tak hanya Sugianto saja yang, unjuk bagian dalam perlombaan ini. Bahkan ada peserta dari Bali yang jauh-jauh untuk datang ke Kabupaten Gresik. Kemudian disusul dengan beberapa peserta cilik asal Gresik.

Melihat animo dari peserta, membuat rasa khawatir yang sempat melanda Abdul Rozak beberapa hari. Langsung luntur, ia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta yang hadir. " Jujur sebenarnya saya takut saja, kalau kejuaraan ini tidak berhasil. Karena ini adalah, acara saya yang pertama menggelar kejuaraan olahraga seperti ini," bebernya.

Melihat dari kesuksesan acara ini, Abdul Rozak lantas berkeinginan akan menggelar even ini setiap tahun. "Kalau animonya seperti ini, maka akan saya usahakan untuk menjadi agenda rutin setiap tahun. Bisa juga, saya gunakan sebagai piala bergilir nantinya," lanjut Abdul Rozak. Tujuan lainnya dilaksanakan kejuaraan catur open ini. Adalah, mencari bibit-bibit pecatur berbakat di Kabupaten Gresik.

"Semoga dengan adanya kejuaraan ini banyak atlet hasil dari pembibitan ini. Sehingga semakin banyak, potensi atlet catur yang berkualitas disini," ungkapnya. (fit/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia