Senin, 23 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dinasehati Wabup, Puluhan CJH Mengucurkan Air Mata

Jumat, 11 Aug 2017 08:40 | editor : Aries Wahyudianto

PEMBEKALAN: Wabup Moh. Qosim bersama CJH tertua di lingkungan Dinas Pendidikan Abd. Muntholib bersama Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin di Dinas Pendidikan, kemarin.

PEMBEKALAN: Wabup Moh. Qosim bersama CJH tertua di lingkungan Dinas Pendidikan Abd. Muntholib bersama Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin di Dinas Pendidikan, kemarin. (Esti/Radar Gresik)

KOTA –Puluhan calon jamaah haji (CJH) dari kalangan guru mendapatkan pembekalan langsung dari Wakil Bupati (Wabup) Gresik Moh Qosim, kemarin. Kegiatan ini dimaksudkan agar para guru yang berangkat haji tahun ini bisa lebih siap secara mental maupun fisik.

Pada kegiatan yang berlangsung satu jam ini, puluhan CJH guru ini terlihat menangis karena terharu dengan ceramah dan nasehat yang diberikan Wabup Qosim. Mereka trenyuh dengan cerita yang diberikan Wabup. “Kami sangat senang dengan bekal yang diberikan Pak Qosim,” ujar Iswanarti, 55, guru SDN 2 Randuagung.

Sementara itu, Wabup Moh Qosim menyampaikan ucapan selamat kepada 84 CJH dari lingkungan Dinas Pendidikan yang bisa berangkat tahun ini. Ia berpesan kepada para jamaah haji untuk menjaga kesehatannya. “Harus tetap memelihara ibadah,” tuturnya saat member pembekalan.

Ia menuturkan, ibadah haji ini menjadi penyempurna rukun Islam. Dimana harapannya, usai melaksanakna ibadah, para guru anak didik di Gresik bisa menjadi panutan yang baik. Sehingga, bisa memberikan contoh dan menghasilkan generasi berakhlak. Ia mengingatkan untuk menjaga prilaku saat di Indonesia, agar bisa mendapat balasan yang baik saat menunaikan haji. “Saya berharap seluruh guru bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan memiliki ibadah yang baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin menyebutkan,  dari 84 guru yang menjadi CJH, diantaranya 32 pasangan suami istri. Ia mengatakan, pembekalan dengan Wabup ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun. “Kami ingin menjalin silahturahmi dan menyiapkan para guru agar bisa lebih tenang dan siap menjalankan ibadah di tanah suci,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk kepala sekolah yang menjalankan haji tahun ini tentunya diganti oleh Pejabat pengganti atau Plt dari masing-masing sekolah. “Harapannya mereka bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk, mengingat tugasnya di Gresik sementara sudah ada yang menggantikan. Tentunya dengan melalaui beberapa proses transisi sebelumnya,” imbuh dia. (est/rof)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia