Selasa, 24 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal

Mengaku Sultan Brunai, Bobol ATM Rp 38 Juta

Jumat, 11 Aug 2017 05:51 | editor : Abdul Rozack

AKAL-AKALAN: Kedua pelaku penipuan Jonson alias Sultan Saleh diamankan di Polsek Wonokromo bersama barang bukti kejahatan.

AKAL-AKALAN: Kedua pelaku penipuan Jonson alias Sultan Saleh diamankan di Polsek Wonokromo bersama barang bukti kejahatan. (MOCH KHAESAR J.U/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Bermodus sebagai utusan dari Sultan Brunai Darussalam, dua pelaku yakni Jonson alias Sultan Saleh, 36, warga Jalan Raden Patah 1, Cibodas, Tangerang, dan Sri Firdaus, 45, warga KP Candu, Serdang Wetan, Kecamatan Legok Tangerang berhasil melakukan aksi penipuan. Keduanya bermodus bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. 

Salah satu korban dari aksi tipu-tipu itu adalah Siti Zubaidah IR, 49, warga Jalan Sidotopo Wetan Baru gang IV, Surabaya.  Uang ATM milik korban, dikuras isinya dengan dalih untuk keperluan pengobatan.  

Kapolsek Wonokromo, Kompol Agus Bahari mengatakan pelaku ini merupakan spesialis kasus penipuan yang terjadi di lima kota. Dimana dari lima tempat tersebut, pelaku kerap melakukan penipuan dengan modus dapat mengobati korban dan sebagai utusan Sultan Brunai Darussalam. "Kedua pelaku ini merupakan residivis, terutama Sri Firdaus ini pernah kami tangkap dengan kasus yang sama," kata Kompol Agus Bahari, Kamis (10/8).

Agus mengatakan pelaku ini sudah beraksi di beberapa tempat di Surabaya. Pelaku tercatat pernah melakukan penipuan di Marvel City, Pakuwon, Cito, Ciputra World, Lottemart, Pakuwon Mall, dan Jembatan Merah Plaza (JMP). 

"Dimana pelaku ini langsung meminta ATM, serta nomor pin korban. Lalu oleh pelaku diganti kartu proveider sehingga seperti ATM miliknya," terang perwira menengah dengan satu melati di pundaknya ini.  

Agus mengatakan jika korban ini sempat mengalami kerugian mencapai Rp 38 juta. "Saat berhasil menguras isi ATM milik korban pelaku ini kabur ke Bali, dan Tretes," terangnya.  

Dia menambahkan  pelaku berhasil dibekuk saat berada di Tretes. Dimana saat itu anggota Reskrim Polsek Wonokromo mendapatkan informasi keberadaan keduanya. Polisi bergerak mencari tempat persembunyian pelaku usai mendapatkan laporan dari korbannya

Baca selengkapnya di edisi cetak Radar Surabaya, Jumat (11/8/2017)

(sb/sar/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia