Selasa, 17 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik

Buka Pendaftaran Bacagub, Golkar Patok Rp 50 Juta

Jumat, 04 Aug 2017 23:46 | editor : Wijayanto

PENJAJAKAN: Gus Ipul didampingi Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar saat bersilaturahmi ke DPD Partai Golkar, beberapa waktu lalu.

PENJAJAKAN: Gus Ipul didampingi Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar saat bersilaturahmi ke DPD Partai Golkar, beberapa waktu lalu. (ANDI SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Partai-partai politik bergantian membuka pendaftaran bakal calon gubernur (bacagub) untuk menghadapi ajang pertarungan pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2018 pada tahun depan. Kali ini, giliran DPD Partai Golkar yang membuka pendaftaran mulai Senin (7/8) hingga dua pekan ke depan.

“Kami menargetkan pendaftaran ini tidak hanya untuk intern partai. Melainkan juga dapat menjaring nama-nama potensial dari luar partai. Sudah ada komunikasi dengan bacagub yang digadang maju pada pilgub mendatang," aku Ketua Harian DPD Partai Golkar Jatim, Freddy Poernomo, Jumat (4/8).

Pria yang duduk sebagai anggota DPRD Jatim tersebut mengaku, salah satu nama yang telah menjalin komunikasi dengan partainya adalah Wakil Gubernur (Wagub) Saifullah Yusuf. Wagub yang akrab disapa Gus Ipul tersebut sebelumnya pada Juni lalu dengan diantar oleh DPW PKB Jatim menyambangi kantor DPD Partai Golkar di Jalan Ahmad Yani Surabaya. Namun pada kunjungan tersebut, wagub kelahiran Pasuruan ini belum mendaftar.

"Ada syarat yang harus dipenuhi oleh bacagub. Salah satunya, adalah menyiapkan visi dan misi serta uang pendaftaran sebesar Rp 50 juta sebagai syarat," jelasnya. Selain nama Gus Ipul, menurut Freddy, partainya juga dihubung-hubungan dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawasa. Namun, ketua Muslimat NU itu belum menjadi jaminan bisa diusung Partai Golkar.

Freddy menegaskan bahwa mekanisme pendaftaran harus tetap dilakukan jika ingin mendapat dukungan dari partai pimpinan Setya Novanto. "Ini kan masih lima bulan lagi dimulai rangkaian pilgub. Saya rasa cukuplah untuk melakukan mekanisme pendaftaran," ungkapnya.

Penjaringan ini selanjutnya akan ditawarkan kepada partai koalisi. Mengingat, Partai Golkar hanya memiliki 11 kursi di DPRD Jatim. Artinya, kurang 9 kursi untuk memenuhi persyaratan minimal 20 kursi seperti yang disyaratkan oleh KPU. (bae/jay)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia