Selasa, 17 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal

Meledek Korbannya, Jambret Residivis Malah Jatuh dan Dimassa Pula

Jumat, 04 Aug 2017 07:50 | editor : Abdul Rozack

PUCAT DIKEPUNG MASSA: Hayi tampak ketakutan saat diamankan anggota Polsek Kenjeran dari amukan massa.

PUCAT DIKEPUNG MASSA: Hayi tampak ketakutan saat diamankan anggota Polsek Kenjeran dari amukan massa. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Hari Kamis (3/8) menjadi hari yang apes bagi Hayi. Pria yang tinggal di kawasan Semampir itu dihajar massa. Penyebabnya dia baru saja merampas tas korbannya, Faida Amalia, warga Tanah Merah Indah Gang 2 yang hendak berbelanja di salah satu minimarket di kawasan Sidotopo. 

Informasi yang didapat Radar Surabaya, Faida Amalia berbelanja di minimarket bersama adiknya berboncengan motor. Namun Faida memilih menunggu di luar, sambil duduk di atas motornya. Sementara dompetnya di taruh di dashboard motor matic-nya. 

Aksi itu diketahui dua pria berboncengan motor, yang salah satunya adalah Hayi. Keduanya putar balik dengan maksud merampas dompet tersebut. Setelah mengambil dompet, keduanya kabur sambil menoleh kearah Faida. Seolah ngece (meledek) korban. 

Saat itulah, korban sadar jika pelaku membawa kabur dompetnya yang berisi sejumlah uang, KTP dan surat-surat lainnya. Melihat hal itu, dia langsung berteriak minta tolong. Teriakan korban ini lantas direspons oleh warga sekitar dan pengguna jalan. 

Warga yang merespons ramai-ramai mengejar pelaku, hingga menangkap Hayi yang terjatuh dari motor. Mengetahui hal itu, warga langsung menjadikan Hayi sebagai sansak hidup. Sedangkan satu pelaku lain, yakni joki motor, berhasil kabur membawa dompet korban. 

“Saya kira keduanya parkir dan hendak belanja. Ternyata begitu saya lihat, dompet saya sudah tidak ada. Mereka mengambilnya,” ungkap Amalia saat dihubungi lewat handphonenya kemarin. 

Aksi main hakim warga itu dilerai oleh anggota dari Polsek Kenjeran yang berada tidak jauh dari lokasi. “Kami sudah mengamankan satu dari dua pelaku. Saat ini sedang kami dalami, karena ada catatan bahwa pelaku adalah residivis yang sudah keluar-masuk penjara,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yudho Haryono saat dikonfirmasi terpisah.

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia