Rabu, 20 Sep 2017
radarsurabaya
Persona

Mirza Muttaqien, Ketua Umum POSSI Jawa Timur

Menghidupkan Kecintaan Terhadap Laut

Sabtu, 29 Jul 2017 20:03 | editor : Abdul Rozack

KAMI MENANG: Mirza Muttaqien di tengah atlet selam Jatim usai pengukuhan juara umum cabor selam di PON Jawa Barat.

KAMI MENANG: Mirza Muttaqien di tengah atlet selam Jatim usai pengukuhan juara umum cabor selam di PON Jawa Barat. (MIFTA DYAN/RADAR SURABAYA)

Cabang olahraga selam Jawa Timur menorehkan hasil manis di PON Jawa Barat. Olahraga air itu membawa pulang 11 emas, 10 perak, dan enam perunggu. Kesuksesan itu tak lepas dari kerja keras sang manager, Mirza Muttaqien. Pria tiga putra yang juga ketua umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur itu berkisah tentang kerja kerasnya bersama pelatih, atlet dan seluruh team selam sehingga bisa memenuhi target KONI Jawa Timur. Berikut petikan  wawancara jurnalis Radar Surabaya Mifta Dyan dengan lulusan Universitas Airlangga (Unair) itu.

---------------------

Mulai kapan Bapak tertarik dan berkecimpung dalam olahraga selam?

DIFOTO BUNDA: Mirza Muttaqien bersama ketiga buah hatinya sering nyelam bareng.

DIFOTO BUNDA: Mirza Muttaqien bersama ketiga buah hatinya sering nyelam bareng. (MIFTA DYAN/RADAR SURABAYA)

Sebenarnya saya tertarik dengan selam semenjak anak-anak saya ikut berenang. Anak-anak saya punya asma dan katanya bisa diobati dengan renang. Anak saya juga sembuh dan akhirnya dari sering mengantarkan mereka, saya tahu olahraga akuatik tidak hanya renang, tetapi ada juga selam. Setelah itu saya mencoba dan kira-kira delapan tahun yang lalu saya ikut menyelam di Situbondo. Eh, ternyata luar biasa bagus. Dari sana lah saya terjun ke dunia selam. Ya…. sampai sekarang masih sibuk ngurusi selam di sela kegiatan saya lainnya. Selam itu olahraga yang sangat menyenangkan.

Apa yang membuat Bapak bertahan dengan olahraga ini?

Berawal dari ketertarikan, lalu berubah jadi hobi dan sampai sekarang tidak bisa saya lepaskan. Bawah laut Indonesia ternyata sangat indah. Selain itu, Indonesia juga punya potensi maritim yang luar biasa. Jadi, selain sebagai hobi saya ingin menghidupkan kecintaan masyarakat terhadap laut.

Bagaimana Bapak mengatur waktu antara bekerja, bersama keluarga, hobi selam, dan organisasi di POSSI?

Sejauh ini tidak ada benturan. Saya merasa olahraga, kegiatan, pekerjaan dan hobi punya porsinya masing-masing. Apalagi kegiatan seperti ini bukan kegiatan harian, dan bisa saya lakukan apabila ada waktu yang memungkinkan.

Apa saja suka duka yang Bapak lalui selama berkecimpung dalam olahraga akuatik ini?

Saya rasa apa yang saya lakukan ini lebih banyak sukanya bila dibandingkan dengan dukanya. Setelah saya berkecimpung di olahraga selam, memberi kesempatan atlet beserta pelatih untuk mengaktualisasikan diri, memberikan sosialisasi selam kepada masyarakat dan mereka semakin tahu selam dan cinta laut dan apa yang ada di dalamnya jadi kebahagiaan tersendiri untuk saya. Kalau duka pasti ada, tetapi tidak banyak karena memang kami membangun kebersamaan. Apabila ada beda pendapat, pasti kami selesaikan dengan diskusi kekeluargaan.

Apa yang telah Bapak lakukan hingga selam Jawa Timur dinobatkan sebagai peraih medali terbanyak bagi Jatim di PON Jawa Barat?

Sebenarnya target utama kami bukan juara, tapi atlet bisa optimal dalam bertanding dan tentu saja sportif. Kalau bisa juara tentunya kami syukuri. Tetapi, satu hal yang penting, suasana hati didukung peralatan yang memadai jadi kunci penting selain latihan. Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari dukungan semua pihak, ini bukan kerja individu semata. Atlet, pelatih, maupun anggota tim yang lain sudah bekerja sangat baik. Hasil memang tidak pernah mengkhianati kerja keras. 

Untuk PON di Papua mendatang, apa saja yang akan Bapak persiapkan?

Di samping nomor kolam, di Papua akan dipertandingkan nomor laut juga. Untuk itu kami akan lakukan kaderisasi. Tanpa kaderisasi tidak bisa prestasi terus bertahan. Karena semua atlet punya usia emasnya masing-masing. Untuk kaderisasi tersebut akan kami perbanyak perlombaan kelompok umur dan pelatihan, sehingga muncul atlet yang berprestrasi. Selain itu kami juga akan sosialisasikan selam nomor laut.

Bagaimana Bapak akan mengkampanyekan selam nomor laut, yang saat ini masih jarang diperlombakan bila dibandingkan nomor kolam?

Untuk selam nomor laut, pasti semuanya dimulai dari nomor kolam. Karena memang basic-nya dari situ. Kami akan perbanyak kompetisi usia dini dan Alhamdulillah tahun ini salah satu impian kami tercapai, yaitu selam dipertandingkan di POR SD. Meskipun saat ini masih eksebisi. Kami akan perbanyak kejuaraan semacam itu. Setelah itu, selanjutnya kami akan kenalkan nomor laut yang biasanya mulai usia 14 tahun yang memenuhi syarat. Kami  kenalkan dan adakan kelas belajar. Selanjutnya kami akan adakan perlombaan yang tentu saja nanti atlet akan terseleksi dengan sendirinya.

Bagaimana Bapak melihat peluang keberhasilan atlet Jawa Timur di nomor laut?

POSSI bukan hanya olahraga prestasi saja yang ukuran keberhasilannya diukur dari banyak medali. Kami tentunya berharap atlet kami bisa meraih hasil yang optimal. Tetapi yang lebih penting bersama-sama mengenalkan dan menggemari olahraga selam, mencintai serta menjaga ekosistem laut juga satu keberhasilan.

Apa harapan Bapak terhadap olahraga selam?

Saya berharap selam dapat dikenal luas oleh masyarakat. Lewat olahraga ini semoga nantinya wisata bawah laut Indonesia akan semakin berkembang, dan tentu saja keindahan biota lautnya juga terjaga. 

Apa pesan yang ingin Bapak sampaikan kepada atlet-atlet selam di Jawa Timur?

Saya sangat berharap semoga atlet-atlet Jawa Timur dapat giat berlatih dan bisa meraih prestasi. Selain itu juga semoga turut membantu untuk mengkampanyekan olahraga selam ini. Tak hanya untuk kelangsungan prestasi, tetapi juga untuk kembali mengingatkan bahwa alam bawah laut Indonesia sangat kaya.

______________________________________________________________

Tentang Mirza Muttaqien

Tanggal lahir : 11 April 1973

Pekerjaan     : Direktur Utama PT Jatim Grha Utama

Pendidikan   : 

*SD Negeri 1 Pangkatrejo Lamongan

*SMP Negeri 2 Lamongan

*SMA Negeri 2 Lamongan

*Fakultas Hukum Universitas Airlangga

*Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitaas Airlangga

Istri : Lina Puryanti

Anak : 

1. Rizqi Muhammad

2. Ayesha Beatifica

3. Laksamana Farabi

(sb/dyn/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia