Kamis, 21 Sep 2017
radarsurabaya
Gresik
Belum Terima Ganti Rugi

Petani Driyorejo Blokade Tol Sumo

Selasa, 18 Jul 2017 04:10 | editor : Abdul Rozack

BLOKADE : Sebagian petani pengunjukrasa membentangkan spanduk menutup akes proyek tol Sumo di Kecamatan Driyorejo.

BLOKADE : Sebagian petani pengunjukrasa membentangkan spanduk menutup akes proyek tol Sumo di Kecamatan Driyorejo. (YUDHI/RADAR GRESIK)

DRIYOREJO – Sebanyak 50 petani penggarap asal Dusun Banjaran, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo berunjukrasa di lokasi proyek tol Surabaya Mojokerto (Sumo), kemarin. Mereka memblokade akses tol Sumo yang menyebabkan proyek pembangunan tol sempat terhambat.

Aksi itu dilakukan karena warga mengklaim tanah mereka yang dibebaskan untuk tol Sumo belum diberi ganti rugi.  mereka berjanji terus berunjukrasa sampai lahan mereka diberi ganti rugi oleh pelaksana proyek. Aksi tersebut dilakukan serentak sejak Senin pagi, pukul 06.00. Sebelum aktifitas proyek dimulai, warga berkerumun di tengah proyek tol.

Mereka membentangkan spanduk berisi tuntutan pembayaran ganti rugi. Pengunjukrasa yang didominasi ibu-ibu dan sebagian pria dewasa itu mendapat pengawalan ketat dari Polsek driyorejo.

Korlap dari aksi demo H Salamun megungkapkan, mereka terpaksa turun ke jalan karena sisa ganti rugi pembebasan lahan belum dilunasi. Total ada 1,4 hektar tanah warga yang belum dilunasi. Tanah itu ada berupa lahan garapan, rumah serta pekarangan.

“Tanah kami terlanjur diuruk untuk jalan tol, tapi ganti ruginya belum diserahkan semuanya,” teriak Salamun. Dijelaskan, pihaknya juga mempertanyakan sikap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik yang dinilai mengulur-ulur penyelesaian berkas pembebasan lahan. Apalagi, tanah tersebut dipatoki namun tidak ada kejelasan pembayarannya. “Kami akan terus melakukan unjukrasa sampai tuntutan kami dipenuhi. Kalau perlu nanti ada aksi lanjutan,” ujar H Salamun.

Baca selengkapnya di edisi cetak Radar Surabaya, Selasa(18/7/2017)

(sb/ris/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia