Minggu, 21 Jan 2018
radarsurabaya
Bisnis

Kemenhub Bangun Bandara di Pandeglang

Senin, 03 Apr 2017 00:00

Kemenhub Bangun Bandara di Pandeglang

BINCANG: Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso (tengah) bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Wabup Tanto Warsono Arban. (istimewa)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang berencana membangun bandara baru di Kabupaten Pandeglang. Proses penetapan lokasi (Penlok) saat ini tengah dilakukan oleh tim Ditjen Perhubungan Udara, yang diharapkan selesai dalam waktu satu bulan kedepan.

"Penetapan lokasi Bandara Pandeglang ini untuk memastikan lokasi bandara baru yang akan kita bangun di Kabupaten Pandeglang gunamembantu mempercepat pengembangan wilayah Banten Selatan," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso saat bertemu dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pandeglang, Sabtu (1/4).

Hal ini seiring dengan masuknya rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Pandeglang dalam  Peraturan Presiden no. 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Rencana penetapan lokasi ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya pada tahun 2010 telah ditetapkan Keputusan Menteri Perhubungan no. KP433 tahun 2010 tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara Baru di Kabupaten Pandeglang. Namun Penlok yang mempunyai masa berlaku 5 tahun tersebut sudah kadaluwarsa pada tahun 2015 karena selama waktu tersebut tidak ada upaya pembangunan bandara baik dari Pemerintah Provinsi Banten maupun Kabupaten Pandeglang. Pada 29 September 2016, Gubernur Banten mengajukan surat no. 553.2/ Kep.4358-Huk/ 2016 tentang Pembangunan Bandara baru Banten Selatan kepada Menteri Perhubungan RI.

Agus menyatakan bahwa penlok ini untuk membantu mempercepat pengembangan wilayah selatan Pulau Jawa. "Daerah selatan Jawa selama ini agak timpang dalam hal pengembangan wilayah dibandingkan daerah utara. Kalau ada potensi pengembangan wilayah di daerah selatan, akan didukung 100 persen oleh Pemerintah Pusat," ujarnya.

Bandara Pandeglang, lanjut Agus,  bisa dikembangkan untuk menampung penerbangan kargo dan pesawat-pesawat yang RON (remainovernight/menginap) di Bandara Soekarno Hatta. "Dengan demikian Bandara Pandeglang bisa membantu mengembangkan industri di daerah sekitarnya dan Bandara Soekarno Hatta bisa dikembangkan lagi sebagai hub utama Indonesia," jelasnya.

Bupati Pendeglang Irna Narulita telah menawarkan lokasi bandara baru Pandeglang yang terletak di Kecamatan Sobang. Pihaknya sudah meminta izin kepada Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk menggunakan lahan Perhutani di Pandeglang. "Ibu Menteri KLH sudah memberi izin penggunaan lahan Perhutani seluas lebih dari 540 hektar untuk lokasi bandara," ujarnya.

Irna juga menyatakan, seluruh kekuatan dari Kabupaten Pandeglang akan dikerahkan untuk mensukseskan terwujudnya bandara Pandeglang ini, terutama dalam hal pembebasan lahan untuk akses transportasi dari dan menuju bandara. Dengan terbangunnya Bandara Pandeglang akan mampu meningkatkan perekonomian Kabupaten Pandeglang.

Rencananya, untuk akses transportasi dari dan ke bandara akan dibuatkan jalan tol dan reaktifasi jalur kereta api di Pandeglang. Hal  ini untuk menunjang potensi wisata dan ekonomi dalam hal ini sektor agrobisnis,agrowisata dan agromaritim. (pur)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia