Kamis, 26 Apr 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Sertifikat Prona 2017 Sudah Diterima Warga

Minggu, 15 Apr 2018 16:11 | editor : Fery Ardy Susanto

Kades Tegalgiri, Ngateman.

Kades Tegalgiri, Ngateman. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Sertifikat tanah dari Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) 2017 sudah dibagikan. Warga sudah banyak yang menikmati program pemerintah pusat tersebut.

Bahkan, dunia perbankan banyak yang melakukan jemput bola kemasyarakat, menawarkan pinjaman modal usaha. Sertifikat warga dari hasil Prona itu dijaminkan untuk meningkatkan modal usaha atau memulai usaha mandiri. 

Salah seorang penerimanya, yakni Kepala Desa (Kades) Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Ngateman. Sertifikat tanah dari Program Prona 2017 diterima. Dia berencana mengembangkan usaha warung soto dan ternak sapi.

“Banyak bank yang turun kemasyarakat langsung menawarkan kredit usaha. Bisa buat modal usaha. Jelas kami pribadi sangat senang,” kata Ngateman.

Leganya lagi, penerbitan sertifikat tanah ini tak dipungut biaya. Sehingga meringankan beban dirinya dan 280 warga Desa Tegalgiri mendapatkan sertifikat tanah.

Sebagai Kades, dia berupaya maksimal melayani masyarakat. Untuk menghindari kecuriagaan dari masyarakat pemohon, segala urusan berkaitan dengan Prona dilakukan secara transparan.

“Desa sedikit pun tidak mengambil keuntungan. Semua diserahkan panitia. Panitia juga berasal dari masyarakat sini,” beber Ngateman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Warga lain, Slamet, mengungkapkan hal senada.

“Hak atas tanah kami jadi jelas. Tidak ada yang bisa mengganggu gugat hak saya,” katanya. 

Dia yang berprofesi sebagai petani dan memiliki usaha sampingan ternak sapi belum bisa meningkat. Terbatasnya modal usaha menjadi kendala baginya untuk menambah hewan ternak sapi. 

Tanah warisannya yang masih Leter C awalnya tak bisa dijadikan jaminan pinjaman modal ke bank. Beruntung, pemerintah memiliki program penerbitan sertifikat tanah secara gratis dalam bentuk prona. 

“Kalau tidak ada pemutihan (Program Prona, red) berat membayar notaris menerbitkan surat tanah,” pungkasnya.

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia