Minggu, 25 Feb 2018
radarsolo
icon featured
Kombis

Inovasi Perajin Boneka di Hari Valentine

Selasa, 13 Feb 2018 11:27 | editor : Bayu Wicaksono

Perajin boneka tema Valentine di Kecamatan Laweyan.

Perajin boneka tema Valentine di Kecamatan Laweyan. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Februari merupakan bulan penuh kasih sayang. Meningkatkan pangsa pasar, perajin boneka dituntut terus berinovasi. Mengingat permintaan boneka tema Valentine cukup banyak pekan ini.

Mawar, karyawan toko boneka di kawasan Laweyan, Solo mengaku terjadi kenaikan omzet dibanding tahun lalu. Khusus bulan ini, terjadi peningkatan sekitar 30 persen.

”Jika dibandingkan Januari, penjualan di Februari cukup meningkat. Selain ada Valentine’s Day, juga ada perayaan Tahun Baru Imlek. Sehingga banyak instansi yang memesan boneka khusus,” jelas Mawar kepada Jawa Pos Radar Solo.

Produk boneka teddy bear masih menjadi primadona. Menyusul bantal kasih sayang berbentuk hati. Konsumen memesan boneka seharga Rp 30-100 ribu. Untuk meningkatkan penjualan dan memberikan pilihan kepada konsumen, dihadirkan paket buket. Dikemas dan dibentuk menyerupai buket bunga.

Antusias pembeli cukup banyak, karena kebanyakan orang ingin memberikan sesuatu yang berbeda di hari kasih sayang. Namun, untuk model boneka yang dipesan sebagai buket, kebanyakan teddy bear dan bantal berbentuk hati.

”Bantal bentuk hati juga masih banyak peminatnya. Harga antara Rp 30-100 ribu, tergantung ukurannya. Kalau yang sedang dikerjakan ini karena pesanan untuk hari kasih sayang. Untuk pembelinya masih tetap didominasi remaja dan orang dewasa,” bebernya.

(rs/gis/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia