Minggu, 25 Feb 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga

ASIAN GAMES 2018: Pelatnas Pencak Silat Digeser ke Solo

Senin, 29 Jan 2018 11:00 | editor : Bayu Wicaksono

ILUSTRASI

ILUSTRASI (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Sebanyak 22 atlet pencak silat mengikuti pelatihan nasional (Pelatnas) ASIAN Games 2018 di Solo. Cabang olahraga (Cabor) ini menargetkan bisa meraih empat medali emas di ajang tersebut.

Pelatih Kepala Pencak Silat Indonesia, Rony Syaifullah mengatakan, target empat emas wajib diraih. Mengingat, Indonesia berstatus sebagai tuan rumah. Ada 22 atlet yang masuk dalam Pelatnas. Mereka akan turun di 16 nomor yang dipertandingkan.

Meliputi sepuluh di nomor tanding dengan tujuh atlet putra dan tiga atlet putri. Lalu enam nomer seni, tunggal ganda regu putra putra ada enam nomer yang di ikuti 12 atlet. Beberapa atlet masih jadi andalan. Seperti Wewey Witam di kelas B putri dan Asep Zulda Sani, Nunuk Nugraha,  Anggi Faisal Mubarok di regu putra.

”Mereka atlet yang menyumbang emas di SEA Games Malaysia 2017,” jelas Rony.

Dia juga memetakan kekuatan calon pesaing. Saat ini, negara Asia Tenggara masih jadi pesaing terberat. Di level Asia ada Uzbekistan, Kazakhstans, dan Iran. Ada keuntungan tersendiri bagi Indonesia karena cabor pencak silat termasuk cabang yang baru dipertandingkan di ASIAN Games.

”Peluang emas cukup terbuka. Faktor lainnya karena status tuan rumah bisa mendapat dukungan masyarakat. Atlet diharapkan bisa bermain lepas,” imbuhnya. 

Sebagai ajang pemanasan, atlet pelatnas akan dipersiapkan untuk test event di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, (10-15/2) mendatang. Itu bagian dari persiapan Asian Games 2018.

”Pelatnas sementara dipusatkan di Solo karena venue di Jakarta sedang direnovasi. Kami akan geser ke Jakarta 5 Februari nanti,” tandasnya.

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia