Sabtu, 24 Feb 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Tembok Prabuwinatan Keraton Surakarta Ambrol

Senin, 15 Jan 2018 23:29 | editor : Perdana

Tembok Prabuwinatan Keraton Surakarta Ambrol

SOLO - Tembok prabuwiyatan komplek Keraton Surakarta ambrol tanpa sebab, Senin malam (15/1). Entah kebetulan atau tidak ambrolnya tembok tersebut bertepatan dengan wiyosanipun (weton) Pakubuwono XII yakni Selasa legi.

Tembok prabuwiyatan berada tepat di sisi barat kediaman PB XII. Tembok sepanjang 10 meter dan tinggi 3 meter itu tiba-tiba rubuh ke arah utara atau arah jalan pada pukul 19.15. Rubuhnya tembok setebal 60 cm itu menimbulkan suara keras hingga menganggetkan warga sekitar. Puluhan warga langsung berkerumun di lokasi. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Saya langsung lari saat tiba-tiba ada suara 'blammmm'," ujar salah satu saksi mata, Parjo,48, kepada Jawa Pos Radar Solo.

Saat kejadian Parjo berada sekitar 3 meter dari lokasi kejadian. Saat itu dia sedang melayani pembeli di hik yang berada di sisi barat tembok. Dia memperkirakan rubuhnya tembok itu karena usia yang sudah tua.

"Tadi langsung ada yang menghubungi petugas. Nggak lama petugas-petugas langsung datang," imbuhnya. 

Petugas BPBD datang dan langsung melokalisir lokasi. Sementara pihak kepolisian memasang garis polisi. Kepala BPBD Kota Surakarta Eko Prajudy yang turun langsung di lokasi memgatakan, pihaknya akan mengevakuasi reruntuhan tembok serta memotong dua pohon yang berada tak jauh dari lokasi. Namun sebelum dilakukan eksekusi, pihak keraton memberi sesaji kepada penunggu kawasan tersebut.

"Ini untuk meminta palilah ingkang kagungan. Supaya petugas selamat dalam menjalankan tugas. Awit dalu punika wiyosanipun PB XII," ujar abdi dalem keraton Nyai lurah Harso Pusaka.

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia