Jumat, 19 Jan 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Pesta Miras Berujung Pengeroyokan, Oknum Brimob Jadi Buronan

Jumat, 12 Jan 2018 18:02 | editor : Bayu Wicaksono

ILUSTRASI

ILUSTRASI (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)

WONOGIRI - Anggota Brimob Polda Banten menjadi buron setelah terlibat pengeroyokan di bundaran Giriwoyo, Minggu (7/1). Polisi perpangkat baratu tersebut sebelumnya menggelar pesta miras di lokasi kejadian bersama dua temannya. 

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto mengatakan, jajarannya memburu WS alias Kayon, 25, warga Lingkungan Kamalan Lor, Kelurahan Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo, karena terlibat pengeroyokon terhadap pemuda. Sedangkan pelaku lain yang sudah diamankan yakni S alias Otis, 23, warga Mbetal, Kecamatan Nguntoronadi dan A alias Gendut, 25, warga Ngabrak Kidul, Kelurahan Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo. Diduga kuat para pelaku menggeroyok OF, 27, warga Lingkungan Ngabrak Lor, Kelurahan Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo. 

“WS merupakan anggota Brimob Polda Banten Bataliyon B Pelopor, Kompi 1, Unit 3. Berpangkat baratu. WS sudah empat bulan tidak masuk dinas sejak 17 September 2017. Sebelumnya dia menjalani cuti di rumah orang tuanya di Giriwoyo,” kata Hariyanto, Jumat (12/1).

Peristiwa bermula pada Minggu (7/1) sekitar pukul 01.00, korban datang ke bundaran Giriwoyo untuk bertemu Kayon, Otis dan Gendut. Mereka pada saat itu sedang minum-minuman keras. 

Setelah korban sampai di TKP, Kayon bertanya kepada korban “kowe jare omong neng cah-cah, aku dipecat soko polisi”. Korban menjawab “aku ra tau omong koyo ngono”. Tetapi pelaku Kayon tidak puas dengan jawaban korban. “Kemudian dia secara bersama-sama ketiga pelaku mengeroyok korban,” terang Hariyanto.

Kejadian tersebut sempat dilerai oleh dua warga setempat, yakni Sugeng dan Kintul. Meski begitu, akibat dari pengeroyokan itu, korban merngalami luka-luka lalu pulang ke rumah. 

“Korban mengalami mata sebelah kanan memar, kepala sebelah kiri sobek karena pecahan gelas. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Giriwoyo, Rabu (10/1),” katanya. 

Kedua pelaku saat ini diamankan di Polres Wonogiri dan diancam dengan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Sedangkan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran.

(rs/kwl/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia