Rabu, 17 Jan 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Tingkatkan Kualitas, Unisri Lengkapi Fasilitas Kampus

Jumat, 12 Jan 2018 17:13 | editor : Bayu Wicaksono

Tingkatkan Kualitas, Unisri Lengkapi Fasilitas Kampus

SOLO – Di tengah gempuran persaingan perguruan tinggi, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) belum berencana menambah jumlah program studi (prodi). Wakil Rektor 3 Unisri, Sutoyo mengaku pihaknya sedang berkonsentrasi meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya dengan menambah kelengkapan fasilitas proses belajar mengajar.

Peningkatan kualitas layanan pendidikan dapat dinilai dari penyediaan laboratorium di hampir seluruh prodi yang ada. Baik prodi bidang sains dan teknologi, maupun sosial humaniora.

”Contohnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Prodi Ilmu Administrasi Negara. Sudah dilengkapi laboratorium kebijakan publik, audio visual, dan komputer. Juga prodi Ilmu Komunikasi yang sudah punya laboratorium fotografi, TV kampus, dan bahasa Inggris,” kata Sutoyo kepada Jawa Pos Radar Solo.

Saat ini, Unisri menduduki peringkat 94 dari 4.535 PTN/PTS di Indonesia. Penilaian ini dilakukan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Di Jawa Tengah, Unisri menduduki ranking 6 dari 255 PTS.

”Hal ini merupakan peningkatan prestasi. Mengingat tahun sebelumnya Unisri di posisi 111 tingkat nasional dan peringkat 7 Jateng. Sedangkan pada 2015, UNISRI peringkat 184 nasional dan 17 Jateng,” sambung Sutoyo.

Komponen penilaian dalam peringkat oleh Kemenristekdikti meliputi Tata Kelola dan Manajemen Perguruan Tinggi. Termasuk akreditasi, Sumber Daya Manusia (SDM), penelitian dan pengabdia, publikasi ilmiah, dan kegiatan kemahasiswaan. Saat ini, Unisri sedang menyiapkan re-akreditasi untuk meraih akreditasi institusi dari B menjadi A.

”Kami optimis target perolehan mahasiswa baru pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2018-2019 yang telah dimulai dan berakhir 31 Agustus 2018 mendatang. Sebanyak 1.500 mahasiswa baru akan tercapai. Ini meningkat dibanding  2017-2018 sebanyak 1.300 mahasiswa,” paparnya. 

(rs/aya/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia