Sabtu, 20 Jan 2018
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Tabrakan, Seorang Pelajar Alami Patah Tulang

Jumat, 12 Jan 2018 11:43 | editor : Bayu Wicaksono

Polisi mengamankan sepada motor yang terlibat kecelakaan.

Polisi mengamankan sepada motor yang terlibat kecelakaan. (RYANTONO P.S./RADAR SUKOHARJO)

SUKOHARJO - Tabrakan antar pelajar terjadi di Jalan Suwarno Honggopati, Desa Langenharjo, Jumat (12/1) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu pelajar mengalami luka dan patah tulang.

Fachri Muntasih, 16, warga Bulu, Kecamatan Polokarto terlibat kecelakaan dengan Willy Awista Pranadi, 17, warga Wangkah, Baki. Keduanya dalam perjalanan berangkat ke Sekolah.

Saksi mata di lapangan sekaligus ayah Willy, Hari Wibowo mengatakan, kejadiannya begitu cepat. Anaknya yang mengendarai Supra AD 6349 RT berjalan dari arah barat ke timur. Sementara itu, Honda Beat AD 3103 LO yang dikendarai Fachri Muntasih berjalan dari arah timur ke barat.

Kejadian bermula saat Supra AD 6349 RT berusaha mendahuli kendaraan lain di depannya. Nahas, usaha tersebut tidak berhasil dan akhirnya bertubrukan dengan Honda Beat AD 3103 LO. ”Ada mobil nyalip kendaraan di depanya dia ikut dari belakang. Saat mobilnya berhasil mendahului kendaraan di depannya, anak saya tidak bisa mengikuti dan terjadi tabrakan,” papar Hari kepada Jawa Pos Radar Sukoharjo, Jumat (12/1).

Akibatnya dari kejadian ini, Willy Awista Pranadi mengalami luka ringan lecet kaki kiri, lecet tangan kanan dan dalam kondisi sadar.  Sementara, Fachri Muntasih mengalami luka patah kaki kiri dan tangan kanan. Korban saat ini dirawat di RS Indriati Solo Baru.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Finan Sukma Radipta mengatakan, petugas sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan. Korban yang mengalami patah kaki dan tangan juga sudah mendapatkan perawatan.

Dia menghimbau, untuk setiap masyarakat berhati-hati dalam berkendara dan wajib mengutamakan keselamatan. Selain itu, orang tua yang memiliki diminta untuk mengawasi anaknya dalam berkendara. ”Semuanya harus hati-hati saat di jalan raya. Hal ini menghindari hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

(rs/yan/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia