Sabtu, 24 Feb 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Gagal Maju di Pilkada Karanganyar, Rohadi Minta Maaf ke Pendukung

Kamis, 11 Jan 2018 09:40 | editor : Bayu Wicaksono

Rohadi Widodo

Rohadi Widodo (RADAR SOLO PHOTO)

KARANGANYAR - Melalui akun Facebook-nya, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo yang sebelumnya digadang-gadang mendampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono kembali maju pada pilkada 2018, meminta maaf karena tidak bisa mewujudkan keinginan para pendukungnya.

“Kami beserta segenap team telah melakukan ikhtiar semaksimal kemampuan kami hingga detik terakhir. Namun demikian, disebabkan mepetnya waktu yang tersedia, kami sulit mendapatkan pasangan. Kami tidak bisa mengikuti kontestasi Pemilukada Karanganyar 2018 ini,” tulis Rohadi.

“Terima kasih kami haturkan kepada beberapa partai yang telah setia menyertai kami sampai detik terakhir. Kami juga selalu bersilaturahim kepada para tokoh masyarakat dan alim ulama untuk meminta wejangan dan nasihatnya,”   

Rohadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan baik kader maupun masyarakat luas yang telah membantu, mencarikan jalan keluar, serta doa, dan dukungannya.

“Maka atas semua itu kami ucapkan terima kasih setulus-tulusnya. Tiada usaha yang sia-sia, semoga berbalas pahala di sisi Allah SWT. Tentu para kader, simpatisan, relawan, masyarakat dan rekan-rekan semua kecewa. Kami mohon maaf yang setulus-tulusnya. Kami yakin ini adalah jalan yang terbaik yang Allah berikan kepada kami”.

“Kami masih menjalankan amanah sebagai wakil bupati hingga 15 Desember 2018, insya Allah kami laksanakan hingga selesai masa jabatan dengan sebaik-baiknya. Semoga Karanganyar semakin baik, maju dan sejahtera”

Sementara itu, lewat siaran persnya, DPD PKS Kabupaten Karanganyar memberikan pernyataan sikap, yakni memohon maaf dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan kader yang telah berempati dan me-support  Rohadi Widodo untuk tetap maju pada pilkada Karanganyar.

DPD telah secara maksimal berikhtiar hingga detik akhir dengan terus meminta nasihat dan petunjuk para pinisepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat. Mereka kemudian memutuskan untuk pasif pada Pilkada Karanganyar 2018.

“Ya kami sudah legawa. Kami sudah ikhtiar secara maksimal, tapi ternyata tidak mudah mencari calon untuk disandingkan dengan Pak Rohadi. Kami tetap tidak gabung sebagai partai pendukung Yuli (sapaan akrab Juliyatmono) – Rober,” jelas Ketua DPD PKS Karanganyar  Joko Tri Susilo.

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia