Kamis, 18 Jan 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Jateng hanya Diwakili Empat Tim di Liga 2 2018

Rabu, 03 Jan 2018 20:32 | editor : Bayu Wicaksono

Persis saat melawan Persipur Purwodadi di Liga 2 musim lalu.

Persis saat melawan Persipur Purwodadi di Liga 2 musim lalu. (ISWARA BAGUS N/RADAR SOLO)

SOLO – Kompetisi Liga 2 2018 memiliki perbandingan yang cukup jauh dengan musim sebelumnya, khususnya dari segi jumlah kontestan. Jika di musim sebelumnya diikuti 60 peserta, ternyata musim ini hanya ada 24 tim.

Degradasi besar-besaran musim lalu memang banyak memakan korban. Dari 60 peserta, ternyata hanya ada 18 klub yang bertahan. Itupun lima diantaranya harus berjuang di babak play-off dulu, dan 13 sisanya harus bisa finish di posisi dua besar di babak penyisihan terlebih dahulu. 

Kontestan kasta kedua Liga Indonesia musim ini memang cukup beragam. Dari 24 peserta, tiga diantaranya berasal dari tim Liga 3 yang sukses promosi. Tiga peserta tambahan juga berasal dari tim yang “sial”, karena di musim sebelumnya di Liga 1 2017 mereka finish di posisi tiga terbawah. Tim yang “sial” tersebut adalah Persiba Balikpapan, Semen Padang dan Persegres Gresik.

Dari peserta yang fix jadi kontestan Liga 2 musim ini, ternyata provinsi Jawa Timur jadi penyuplai peserta terbanyak. Yakni diwakili oleh PS Mojokerto Putra, Persigo Semeru FC, Madura FC, Persegres, dan Blitar United. Khusus Persigo, klub itu sebenarnya berasal dari Gorontalo, namun sejak musim lalu tim ini pindah ke Lumajang dan namanya berubah menjadi Semeru FC.

Jateng malah harus legowo karena banyak wakil yang harus terdegradasi ke kasta ketiga (Liga 3) musim ini. Musim lalu ada 12 wakil dari Jateng di Liga 2. Sayang tim-tim seperti PSCS Cilacap, Persibas Banyumas, Persip Pekalongan, Persijap Jepara, Persibangga Purbalingga, Persipur Purwodadi, Sragen FC, hingga PPSM Sakti Magelang harus terdegradasi karena dianggap kalah bersaing.

Suksesnya PSIS Semarang yang promosi ke Liga 1. Kini Liga 2, wakil Jateng yang tersisa tinggal Persis Solo, Persibat Batang, dan PSIR Rembang. Itupun ditambah Persik Kendal yang sanggup promosi ke Liga 2 musim ini, setelah musim lalu sukses jadi runner-up Liga 3.

Jadi salah satu wakil Jateng di musim ini, Persis Solo mengakui persaingan Liga 2 musim ini akan sama beratnya dengan musim lalu. ”Dengan persiapan yang ada, kami optimistis bisa meraih hasil yang cukup baik di musim depan (2018). Untuk saat ini kami akan fokus membangun tim dulu,” beber Wakil CEO Persis, Dedy M Lawe.

Hingga saat ini belum diketahui pasti regulasi 24 klub peserta Liga 2 akan seperti apa. Informasi yang berkembang, besar kemungkinan babak penyisihan Liga 2 2018 akan menggunakan fase dua wilayah. Itu artinya setiap grup ada 12 peserta di dalamnya, seperti yang terjadi saat kompetisi Divisi Utama versi Liga Indonesia musim 2011/12. Atau malah peserta dibagi ke dalam empat grup, dengan setiap tim terdiri dari enam tim. 

(rs/NIK/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia