Rabu, 17 Jan 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga
Asian Youth Para Games

Tim NPC Indonesia Gondol 28 Medali di Dubai

Jumat, 15 Dec 2017 21:10 | editor : Bayu Wicaksono

Tim tenis meja NPC usai pengalungan medali di event  Asian Youth Para Games di Dubai.

Tim tenis meja NPC usai pengalungan medali di event  Asian Youth Para Games di Dubai. (NPC For Raso)

SOLO – Atlet-atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di negeri orang. Setelah mengantarkan Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games 2017 Malaysia, kali ini NPC berprestasi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

NPC Indonesia mengikuti ajang Asian Youth Para Games (AYPG) 2017 Dubai pada 7 hingga 14 Desember kemarin. Ajang tersebut diikuti 30 negara se-Asia. Dalam ajang empat tahunan ini, Indonesia mampu finish di peringkat tujuh dengan raihan 16 medali emas, tujuh medali perak, dan lima medali perunggu. Jepang tampil sebagai juara umum dengan perolehan 43 emas, 29 perak, 26 perunggu, lalu disusul Iran, Thiongkok, Uzbekistan, Thailand, dan India.

Heads of Delegations NPC Indonesia, Sapta Kunta Purnama mengatakan, Indonesia diperkuat 26 atlet dan 10 official tim. Indonesia pengirim atlet paling sedikit dibandingkan negara lain, namun raihan medali yang didapat bisa maksimal dan merata di setiap cabang olahraga.

Dari tujuh cabor yang dipertandingkan, Indonesia mengikuti lima cabor, yakni atletik, bulu tangkis, renang, tenis meja, dan angkat berat. Sementara dua cabor yang tidak diikuti adalah bocia, dan goalball. Pendulang medali emas terbanyak ada di cabor tenis meja dengan lima medali. Renang empat emas, bulu tangkis empat emas, atletik tiga emas, dan angkat berat dengan satu perak. Bulu tangkis dan tenis meja, bahkan finis dengan status sebagai juara umum.

”Pencapaian ini meningkat dibandingkan sebelumnya yang digelar di Malaysia 2013 lalu. Saat itu, Indonesia hanya mampu meraih delapan medali dan finis peringkat ke-14,” kata Sapta kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (15/12).

Ajang tersebut sekaligus sebagai seleksi atlet untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ASIAN Para Games 2018 di Indonesia. ”Kami ingin mengasah kemampuan atlet-atlet muda kita, karena ada beberapa atlet kami termasuk debutan,” jelasnya.

Atlet debutan tersebut bergabung dengan Timnas usai sebelumnya menorehkan hasil bagus saat terjun di ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) Solo, September lalu. Debutan tersebut adalah satu atlet dari bulu tangkis, dan empat atlet atletik. Salah satu atlet penyumbang emas cabor atletik adalah Karisma Evi Tiarani yang berasal dari Balai Pemusatan Latihan Olahraga Pelajar (BPLOP) Solo.

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia