Minggu, 17 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Kombis

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sinar Baru Perkasa Solo

Rabu, 06 Dec 2017 18:56 | editor : Bayu Wicaksono

OJK terpaksa mencabut izin BPR Sinar Baru Perkasa.

OJK terpaksa mencabut izin BPR Sinar Baru Perkasa. (Serafica Gischa Prameswari/Radar Solo)

SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo resmi mencabut izin operasional Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sinar Baru Perkasa yang beralamat di Jalan K.H. Agus Salim Nomor 17 Laweyan. Hingga BPR itu ditutup, masih ada dana pihak ketiga (DPK) sebesar puluhan juta rupiah milik para nasabah.

Kepala Kantor OJK Solo Laksono Dwionggo mengatakan, sebelum izin usahanya dicabut, BPR tersebut masuk dalam status bank dalam pengawasan khusus sejak 10 Mei 2017. Penetapan status tersebut disebabkan manajemen tidak mampu melakukan pengelolaan BPR dengan baik. BPR tidak dapat beroperasi secara normal akibat kekosongan pengurus.

Selain itu, juga tidak ada penunjukan ahli waris setelah wafatnya pemegang saham pengendali pada 2007. ”Akhirnya, BPR tidak dapat menyelenggarakan RUPS (rapat umum pemegang saham) dan tak bisa mengajukan pencalonan pengurus baru maupun perpanjangan masa jabatan pengurus lama. Sehingga bank tidak mampu melakukan upaya penyehatan,” jelas Laksono kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (6/12).

Ditambahkan Laksono, mengenai kesepakatan ahli waris, OJK tidak bisa ikut campur. Karena itu sepenuhnya menjadi hak dan kewajiban ahli waris. Namun demikian, sampai diberlakukan pencabutan izin, tidak ada keputusan ahli waris. ”Jauh sebelumnya, OJK sudah sering meminta BPR untuk segera menyelesaikan permasalahan ahli waris tersebut,” papar Laksono.

Sementara itu, setelah pencabutan izin usaha tersebut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjamin dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan peraturan. Sehingga nasabah yang masih menyimpan dananya di PT BPR Sinar Baru Perkasa diminta tetap tenang. Sebab, dana masyarakat di BPR tersebut tetap dijamin LPS sepanjang memenuhi ketentuan.

(rs/gis/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia