Senin, 11 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Karanganyar

1.044 Warga di Karanganyar Dikukuhkan Jadi Kader Siaga Trantib

Jumat, 01 Dec 2017 11:10 | editor : Bayu Wicaksono

Bupati Juliyatmono saat meninjau barisan apel bersama Kader Siaga Trantib (KST) di lapangan GOR RM Said, kemarin.

Bupati Juliyatmono saat meninjau barisan apel bersama Kader Siaga Trantib (KST) di lapangan GOR RM Said, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR KARANGANYAR)

KARANGANYAR – Guna membantu dan menciptakan iklim dan situasi perkampungan yang nyaman, tentram dan damai dari semua permasalahan. Sebanyak 1.044 warga yang berada di 17 kecamatan di Karanganyar dikukuhkan sebagai Kader Siaga Trantib (KST).

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, terhadap perwakilan KST. Tepatnya dalam kegiatan apel bersama KST, yang digelar di lapangan GOR Raden Mas Said, Karanganyar kemarin (30/11).

Bupati Karanganyar Juliyatmono, dalam sambutannya dihadapan petugas dari KST mengungkapkan, tujuan dibentuknya KST tidak lain untuk membantu aparat –baik dari jajaran terkait seperti TNI dan Polri. Untuk bersama–sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khusunya di tingkat desa atau kelurahan masing–masing wilayah.

“Setiap ada permasalahan sedikit pun, wajib untuk dilaporkan ataupun diinformasikan dengan petugas terkait yakni Polri ataupun TNI. Kewajiban KST adalah meredam, dan menjadikan wilayah masing–masing aman. Karena pemerintah ingin Karanganyar sebagai kabupaten percontohan bagi kabupaten lain yang minim akan gangguan masyarakat,” papar bupati.

Lebih lanjut diungkapkan bupati, ke depan pemerintah berencana menganggarkan di APBD untuk memberikan tunjangan kepada KST. Pasalnya, tugas KST sendiri, menurut orang nomor satu di pemerintahan Karanganyar tersebut adalah tugas yang mulia.

“Tugas kalian (KST) adalah tugas yang mulia. Disamping itu kalian juga dilindungi oleh Undang–Undang. Ke depan, pemerintah nanti akan menganggarkan bagi setiap anggota KST untuk mendapatkan tunjangan, karena jabatan ini akan melekat seumur hidup kalian semua,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato menambahkan, anggota KST akan bertugas secara swakarsa kepada masyarakat. Disamping untuk membantu menyelesaikan permasalahan ketertiban umum, dan ketentraman masyarakat, serta memberikan informasi kepada pihak–pihak terkait. Terutama ketika terjadi pelanggaran peraturan daerah (Perda) dengan cepat, tepat secara berjenjang. “Beda dengan Hansip, mereka nanti akan lebih luas jangkauannya untuk mengatasi permasalahan yang ada di kelurahan atau desa–desanya itu,” pungkas Kurniadi.

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia