Rabu, 13 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Stadion Jatidiri Direnovasi, PSIS Lirik Stadion Manahan Jadi Home Base

Kamis, 30 Nov 2017 21:59 | editor : Bayu Wicaksono

Stadion Manahan, Kota Solo.

Stadion Manahan, Kota Solo. (Dok. Radar Solo)

SOLO – Stadion kebangaan warga Solo, yakni Stadion Manahan sepertinya sudah sering digunakan tempat berkandang tim-tim kasta tertinggi. Musim ini Persija Jakarta sempat menggunakan stadion kandang Persis Solo tersebut untuk dijadikan lokasi tuan rumah tim yang tengah berstatus sebagai musafir.

Musim depan, sepertinya ada tim Liga 1 lainnya yang akan menggunakan stadion ini. Bukan Persija ternyata, namun tim asal utara Jawa Tengah yakni PSIS Semarang. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini memang tengah sumringah karena sukses promosi ke Liga 1 musim depan, sayang mereka tengah bertanya-tanya soal lokasi kandang mereka nantinya.

Saat ini Stadion Jatidiri Semarang masih tengah direnovasi, bahkan direncanakan stadion ini baru bisa digunakan pada 2019 mendatang.

Di liga 2 musim ini, PSIS sempat meminjam beberapa venue di luar Semarang. Stadion Gemilang Magelang dan Stadion Kebondalem Kendal dipilih sebagai tuan rumah pertandingan kandang mereka di Liga 2 kemarin.

”Kami harus mulai cari stadion alternatif. Pilihannya antara Solo (Stadion Manahan), Jepara (gelora Bumi Kartini), atau Sleman (Stadion Maguwoharjo) yang bisa kami gunakan. Ini karena Jatidiri masih proses renovasi,” terang CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.

Menanggapi isu tersebut, Asosiasi PSSI Kota Solo merespon positif. Ketua PSSI Solo, Paulus Haryoto mengatakan, Solo terbuka untuk klub manapun untuk meminjam bertanding di Stadion Manahan. Kalaupun PSIS ingin menggunakan Stadion Manahan tentu tetap diperbolehkan, terlebih tim ini jadi wakil Jateng di Liga 1 musim depan.

Hanya saja, pihaknya berharap adanya keserasian hubungan antar suporter Solo-Semarang harus bisa harmonis. Selain itu penggunaan stadion Manahan juga tetap harus lebih mementingkan dua klub tuan rumahnya dari sisi penggunaan, baik itu Persis Solo di Liga 2, maupun Persis Gotong Royong di Liga 3.

”Prinsipnya sepanjang tidak mengganggu jadwal tim lokal Solo dan bisa bertanggung jawab atas kelancaran pertandingan. Solo terbuka untuk PSIS Semarang,” tandasnya.

Sementara itu PSIS memastikan diri promosi ke Liga 1 musim 2018 usai mengalahkan Martapura FC dalam perebutan tempat ketiga Liga 2 2017. Lewat drama hingga perpanjangan waktu, PSIS menang dengan skor 6-4. Dua tiket lainnya diraih oleh juara Liga 2 Persebaya Surabaya, dan runner upnya yakni PSMS Medan.

Sementara itu Stadion Jatidiri sedang direnovasi untuk menjadi stadion bertaraf internasional. Yang paling menonjol adalah kapasitas stadion dari 25.000 kursi, nantinya akan menjadi 55.000 kursi. Renovasi yang menghabiskan dana milliaran rupiah ini akan mengubah Jatidiri menjadi stadion besar, bahkan lebih besar dari Anfield yang hanya berkapasitas 45.000 penonton.

Selain itu Jatidiri akan menjadi stadion dengan konsep mirip dengan Gelora Bung Karno. Jatidiri akan dibangun sebagai stadion tertutup dengan atap memutar menutupi seluruh tribun.

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia