Sabtu, 16 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Nenek Renta Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai

Selasa, 21 Nov 2017 17:15 | editor : Bayu Wicaksono

Tim medis melakukan pemeriksaan jasad korban.

Tim medis melakukan pemeriksaan jasad korban. (IWAN KAWUL/RADAR WONOGIRI)

WONOGIRI - Seorang nenek di Wonogiri ditemukan meninggal dunia di samping kamar mandi di depan rumahnya, Selasa (21/11) pagi. Diduga kuat korban nekat melakukan aksi bunuh diri.

Sekretaris Camat Wonogiri Kota Suparno mengatakan bahwa Mukiyem, warga Dusun Jajar RT 004 RW 003, Desa Sendang Kecamatan Wonogiri ditemukan meninggal dunia dengan usus terburai. Perempuan 84 tahun ini nekat menyayat perutnya sendiri dengan pisau dapur.

"Korban diketahui pertama kali oleh anaknya pada pukul 05.00 pagi di samping kamar mandi di depan rumahnya," kata Suparno.

Menurut Suparno, tidak ada motif ekonomi yang melatar belakangi korban nekat menusuk perutnya sendiri. Pasalnya, anak-anaknya tergolong dari keluarga mampu.

"Dugaannya ya korban tidak punya harapan hidup setelah ditinggal mati suaminya setahun lalu," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto mengatakan bahwa pihaknya setelah menerima laporan adanya orang bunuh dari langsung mendatangi lokasi kejadian. Bersama pihak Puskesmas Wonogiri langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi.

"Semula pada pukul 03.00 korban pamit ke kamar mandi dan lama tidak kembali. Akhirnya anak korban mencari korban bersama warga sekitar. Sekitar pukul 05.00 korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan pisau di perut bagian kanan. Perut dalam keadaan sobek usus terburai," ungkap Hariyanto.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim kesehatan Puskesmas II Wonogiri ditemukan luka robek di perut selebar 5 CM. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

"Sebuah pisau dapur diamankan sebagai barang bukti," katanya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah bisa menerima dan tidak perlu dilakukan otopsi.

"Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya.

(rs/kwl/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia