Jumat, 15 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Boyolali

Wong Boyolali Budidayakan Lebah Madu Jawa Langganan Istana Negara

Senin, 20 Nov 2017 22:51 | editor : Fery Ardy Susanto

Sri Mardiyati menunjukkan lebah yang dibudidayakannya di rumahnya di Boyolali.

Sri Mardiyati menunjukkan lebah yang dibudidayakannya di rumahnya di Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Tak banyak masyarakat yang paham budidaya lebah madu. Namun Sri Mardiyati, warga Dusun Karangbulu, Desa Mudal, Kecamatan Boyolali merupakan salah seorang yang berhasil. Bahkan madu yang dihasilkan dari budidaya lebahnya jadi langganan Istana Negara.

Ada 100 kotak berisi lebah hasil budidaya Sri yang ada di pekarangan rumahnya. Ukurannya 30 x 40 centimeter. Dipasang tepat di bawah pohon jambu biji.

“Ini mau ada pesanan madu dari Istana Negara. Jadi harus saya pastikan ada madunya,” papar Sri Mardiyati kepada Jawa Pos Radar Solo.

Madu yang dihasilkan tak dijual di toko-toko. Mayoritas pembeli datang langsung ke rumahnya.

“Ini bukan lebah dari Australia. Tapi ini lebah Jawa. Pembeli juga saya ajak langsung memanen madu dan memerasnya,” beber Sri.

Lebah Jawa tergolong langka dan biasa hidup di hutan. Cukup sulit membudidayakannya. Selain usianya yang relatif pendek, hanya sekitar 80 hari, setelah panen, belum tentu membuat sarang lagi. Biasanya sering pergi meninggalkan sarang. 

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia