Selasa, 21 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Sragen

Promosikan Wisata Sangiran, Pemkab Undang Seniman Dunia

Rabu, 15 Nov 2017 14:32 | editor : Bayu Wicaksono

situs sangiran

Situs Manusia Purba Sangiran (Dok. Radar Solo)

SRAGEN – Puluhan kelompok seni lokal maupun mancanegara akan memeriahkan Srawung Seni Sangiran Internasional Festival 2017. Event seni ini akan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (18/11) hingga Minggu (19/11) nanti.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sragen Suwandi mengatakan, Srawung Seni Sangiran Internasional Festival 2017 ini merupakan upaya mengenalkan kawasan Sangiran sebagai kawasan wisata dan budaya lebih dari sebelumnya. Srawung seni ini akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.

”Tahun ini ada perbedaan karena siang harinya akan berlangsung kirab budaya dan gunungan dari hasil bumi. Selain itu juga disuguhkan penampilan Reog Ponorogo asli dari Bumi Sukowati,” ujarnya.

Even seni ini mengangkat tema Segoro Gunung Sritandur. Hal ini menggambarkan upaya menyambut musim tanam seperti saat ini. ”Sritandur diangkat sebagai tema untuk menyambut musim tanam yang baru saja tiba, mengangkat kearifan lokal cerita Dewi Sri.” bebernya.

Nanti akan disuguhkan berbagai macam kesenian baik nasional maupun internasional di Situs Manusia Purba Sangiran itu. Puluhan kelompok baik lokal maupun mancanegara akan menyuguhkan kesenian dan drama kolosal selama dua hari.

Seniman mancanegara yang turut memeriahkan event ini di antaranya Hey Mister yang menyuguhkan etnik music dari Spanyol, Costa Rica, USA, dan Hungaria. Kemudian Txoriak Buruan dari USA, Serbia, dan Yunani yang menyuguhkan seni teater. Selain juga akan berkolaborasi dengan para seniman ISI Surakarta. 

”Ada puluhan kelompok seni tradisional dari lingkungan dan mancanegara. Temanya Segoro Gunung legenda srawung seni rutin. Sritandur itu budaya tani musim tanam diawal tahun tanam rendengan,” paparnya.

Suwandi menegaskan, tujuan utama kegiatan itu adalah untuk mengangkat dan mempromosikan situs manusia Purba Sangiran di Kecamatan Kalijambe Sragen. Dengan demikian, semakin banyak event digelar di Sangiran, maka semakin banyak pengunjung yang akan mengenal wisata unggulan di Bumi Sukowati.

(rs/din/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia