Kamis, 23 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Klaten

Sunarna Ajak Mahasiswa agar Tertarik Berbisnis Ternak Sapi

Senin, 06 Nov 2017 16:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Komisaris PT Widodo Makmur Perkasa Group Sunarna menjadi pembicara pada seminar nasional di Hotel Sahid Jaya Solo, Senin (6/11).

Komisaris PT Widodo Makmur Perkasa Group Sunarna menjadi pembicara pada seminar nasional di Hotel Sahid Jaya Solo, Senin (6/11). (BOY ROHMANTO?RADAR SOLO)

SOLO – Peluang usaha ternak sapi di negeri ini masih cukup menjanjikan. Hal ini didukung dengan kebutuhan daging yang terus meningkat setiap tahun. Untuk membaca  peluang usaha di bidang peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Negeri Surakarta (UNS) menggelar seminar nasional dengan tema Peternakan Tropis Berkelanjutan 2.

Dalam seminar tersebut ada tiga pemakalah utama,  Dr. Soeharso, S.Pt, M.Si, Kepala Balai Penelitian Ciawi, Bogor. Sunarno SE, M.Hum Komisaris PT Widodo Makmur Perkasa Group dan Dr. Ir Eka Handayanta, M.P Dosen program studi peternakan UNS.

 Dalam kesempatan tersebut, Sunarno mengungkapkan, bahwa peluang bisnis di bidang peternakan masih terbuka lebar dan memiliki prospek yang bagus. Selama bisnis tersebut dilakukan dengan tekun, sabar dan paling utama bermental jujur.

“Seperti bisnis penggemukan sapi yang kelola keluarga kami, awalnya dimulai dengan memelihara belasan ekor sapi. Namun karena saya bersama saudara saya terus belajar dan mampu membaca peluang akhirnya bisnis ini semakin berkembang,” ujarnya.

Tidak hanya bergerak di bidang peternakan, namun Widodo Makmur Perkasa Group juga berkembang ke sektor properti, pertanian maupun bidang makanan. Awalnya kantor perusahaan berada di Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, namun saat ini sudah berpusat di kawasan Industri  dekat ibu kota.

“Saat awal mulai bisnsi peternakan, saya sendiri yang menjadi sopir truk untuk mencari sapi di daerah Tulungagung. Berangkat pagi haru sebelum subuh, pulang hingga malam hari. Setelah di keliling di pula Jawa, saya merambah ke luar Jawa,” ungkap mantan bupati Klaten dua periode ini. 

Seiring berjalannya waktu, usaha yang awalnya hanya mengurusi sapi saat ini sudah bergerak diberbagai bidang. Perkembangan perusahaan semakin membaik tidak lepas dari semangat atau etos kerja yang luar biasa dari karyawan PT Widodo Makmur Perkasa. 

“Mereka rela kerja tanpa diatur jam kerja, karena ketika sapi datang maka harus siap mengawasi sampai sapi selesai diturunkan. Direktur maupun manajer yang ada di perusahaan kami masyoritas berusia muda. Sehingga  mau diajak untuk bergerak cepat dan maju bersama,” imbuh pria yang maju sebagai calon gubernur Jawa Tengah ini.

Peran perguruan tinggi dalam pengembangan usaha ternak sapi miliknya cukup banyak. Karena berbagai penelitian yang dilakukan menjadi dasar dalam mengembangkan bisnis. Seperti membuat formula pakan ternak, sampai melakukan perkawinan silang sapi.

“Kami selalu membuka pintu bagi mahasiswa, dosen maupun lembaga perguruan tinggi untuk melakukan penelitian. Silahkan datang ke kandang agar dapat melihat langsung bagaimana pengelolaan usaha ternak kami,” imbuhnya.

Dosen Program Studi Peternakan, Eka Handayanta mengaku senang dengan  kesempatan yang diberikan PT. Widodo Makmur Perkasa Group agar mahasiswa dapat belajar secara langsung. Ke depan pihaknya pasti mengirim mahasiswa untuk melakukan penelitian.

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia