Selasa, 21 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Solo

2 Hari Lagi, Jembatan Mojo Dibuka

Sabtu, 04 Nov 2017 18:51 | editor : Bayu Wicaksono

jembatan mojo solo

Pekerja tengah mengerjakan perbaikan jembatan Mojo. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Tinggal dua hari lagi, warga Solo, Bekonang, dan sekitarnya yang selama tujuh hari ini harus mencari jalur alternatif akan bisa kembali melintas lewat jembatan Mojo. Proyek  perbaikan dan perawatan jembatan tersebut sudah mencapai 90 persen. Pelaksana proyek optimistis jembatan sudah bisa dibuka kembali tepat sesuai jadwal, yakni pada Senin (6/11).

”Pengecatan sudah selesai 100 persen, yang lainnya segera menyusul,” kata Asisten pelaksana proyek dari CV Putra Kalingga Diego Prananta.

Perbaikan jembatan yang menjadi penghubung Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar dengan Kota Solo tersebut dimulai sejak Jumat (27/10). Perbaikan direncanakan selesai dalam waktu 10 hari. Hingga H-2 batas akhir pengerjaan, Diego memastikan pengerjaan tinggal 10 persen.

 ”Sebenarnya kalau dihitung, proses perbaikan tidak murni 10 hari. Karena pengecatan sudah dilakukan dua pekan sebelumnya. Setelah itu, pengencangan baut jembatan, pembersihan saluran air, pilar, dan penguatan slap beton,” papar Diego.

Ia memerinci, setiap bagian sudah mencapai tahap akhir pengerjaan. Seperti pengencangan baut sudah mencapai 80 persen, begitu juga dengan perbaikan gutter atau saluran air jembatan. Sementara untuk perbaikan pilar dan penguatan slap beton sudah mencapai 85 persen pengerjaan. ”Perbaikan yang cukup besar ada di penguatan slap beton. Ada dua segmen yang kami kerjakan, yakni segmen 1 (sisi timur) dan segmen 4 (sisi barat),” jelas Diego.

Bagaimana tingkat kekuatan jembatan usai perbaikan? Ia tidak bisa memberi kepastian akan sampai berapa lama ketangguhan jembatan bisa bertahan.  Sebab, proyek perbaikan yang dilakukan kali ini sebenarnya hanya menyentuh 30 persen-40 persen dari keseluruhan jembatan.

 ”Secara holistik kan perbaikan ini hanya 40 persen. Jadi, treatment-nya hanya perawatan, bukan perbaikan tota,” ungkap Diego.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarata Harjana optimistis perbaikan bisa selesai tepat waktu. Sehingga pada Senin (6/11) akses jembatan bisa kembali dibuka. ”Sekali pun belum selesai, nanti akses bisa dibuka dan perbaikan beberapa yang kurang sembari dilanjutkan. Saya pikir dengan perbaikan ini jembatan Mojo masih kuat hingga puluhan tahun ke depan,” terang dia.

(rs/ves/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia