Sabtu, 25 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Radar Solo Events
Zetizen Antinarkoba

Jauhi Narkoba, Tonjolkan Potensi Siswa

Sabtu, 04 Nov 2017 14:00 | editor : Perdana

MENYENANGKAN: Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo, tamu undangan, dan keluarga besar SMKN Ngargoyoso foto bersama di sela Zetizen Antinarkoba 2017

MENYENANGKAN: Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo, tamu undangan, dan keluarga besar SMKN Ngargoyoso foto bersama di sela Zetizen Antinarkoba 2017 (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SMKN Ngargoyoso bukan sekolah pertama yang jadi tuan rumah Zetizen Antinarkoba 2017. Namun jangan ditanya animonya. Tak kalah dengan 7 sekolah lain yang sudah didatangi Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar serta Jawa Pos Radar Solo.

Menariknya lagi acara yang digelar kemarin itu (3/11) didatangi tamu-tamu istimewa. Yakni Wakil Bupati sekaligus Ketua Tim P4GN Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo. Serta Dandim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan.

”Memberantas narkoba itu memang sulit. Tapi kalau kalian semua yakin, pasti bisa meninggalkan narkoba. Saya ingin siswa-siswa SMKN Ngargoyoso kelak menjadi orang sukses tanpa mengonsumsi narkoba,” ungkap Rohadi dalam sambutannya.

Kepala SMKN Ngargoyoso, Sri Eka Lelana mengapresiasi Zetizen Antinarkoba 2017. ”Sekarang tidak zamannya perang fisik melawan narkoba. Tantangan kita saat ini adalah peredaran narkoba yang semakin marak melalui media online. Ini yang harus kita perangi. Dengan acara ini, diharapkan kalian dapat memahami bahaya narkoba,” sambung Eka.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo, Muhamad Shidiq menyebut Ngargoyoso istimewa. ”Saya yakin, siswa SMKN Ngargoyoso bisa berprestasi tanpa narkoba. Kelak akan ada bupati, gubernur, bahkan presiden dari sini. Untuk itu, mari kita tanamkan dalam diri untuk tidak sekali pun menyentuh narkoba,” tuturnya.

Sebelumnya, Sri Eka memimpin pembacaan Deklarasi Antinarkoba Kabupaten Karanganyar. Didampingi perwakilan Jawa Pos Radar Solo, Tim P4GN, dan perwakilan Dandim 0727 Karanganyar, Kapten CPL. Sutatna. Diikuti oleh segenap guru dan seluruh siswa SMKN Ngargoyoso.

Nah, yang ditunggu-tunggu tiba saatnya. Yakni perform ekstrakurikuler (ekskul) andalan SMK Ngargoyoso. Diawali paduan suara, menampilkan musikalisasi puisi antinarkoba. Dilanjutkan pencak silat Giri Lawu dengan berbagai atraksi bela diri.

Suasana pecah saat empat dara cantik Reog Jathilan Klono Swandono tampil. Diwarnai atraksi sembur api dari dua orang siswa. Rangkaian perform ekskul dititip suara emas campursari Giri Suara SMKN Ngargoyoso.

Suasana bertambah hangat saat sosialisasi antinarkoba bergeser ke sebuah rumah makan mewah, tak jauh dari SMKN Ngargoyoso. Sosialisasi dipandu Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo, Tri Wahyu Cahyono. Menjelaskan ciri-ciri pecandu narkoba sekaligus dampaknya terhadap kehidupan sosial.

”Ciri-ciri pemakai narkoba ada 4 Ong. Nodong, nyolong, bengong, dan bohong. Nah, kalau ada teman kalian yang punya ciri-ciri ini, bisa segera dicurigai mengonsumsi narkoba,” beber Wahyu.

Terakhir, Dandim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan menutup Zetizen Antinarkoba dengan semangat dan motivasi. ”Perjuangan menuju sukses memang tidak mudah. Tapi kalau kalian bersungguh-sungguh dan fokus, saya yakin kalian pasti bisa. Jauhi selalu narkoba,” pesannya. (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia