Selasa, 21 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Solo

Operasi Zebra Candi: Di Solo, Polisi Tak Luput dari Razia

Kamis, 02 Nov 2017 17:46 | editor : Bayu Wicaksono

operasi zebra candi

Anggota Polsek Pasar Kliwon diperiksa kelengkapan kendaraannya. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO – Giat Operasi Zebra Candi 2017 tidak hanya menyasar masyarakat umum. Anggota kepolisian juga diperiksa kelengkapan kendaraanya. Seperti yang terjadi di Polsek Pasar Kliwon, Kamis (2/11).

Pemeriksaan dadakan ini dilakukan setelah jajaran menggelar apel pagi sebelum memulai aktivitas. Sedikitnya 55 sepeda motor dan 4 mobil pribadi milik anggota Polsek Pasar Kliwon diperiksa satu persatu oleh Provos Polresta Surakarta. Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya Ramdhani juga turun langsung mengecek kelengkapan para anggotanya.

Dari hasil pemeriksaan, STNK milik salah satu anggota ada yang sudah mati sejak dua bulan lalu. Bahkan, ada anggota salah membawa STNK. Kedua anggota tersebut langsung diberi peringatan keras oleh Kapolsek.

“Untuk anggota yang STNK-nya sudah mati, dia beralasan lupa karena sibuknya agenda pengamanan sehingga tidak sempat membayar pajak kendaraan. Sedangkan satu anggota lagi mengaku, kalau kemarin bertukar motor dengan saudaranya. Dan tadi ketika berangkat dinas lupa menukar STNK-nya,” jelas Kapolsek.

Kepada para anggota, lanjut Kapolsek, langsung memerintahkan untuk membayar pajak kendaraannya. Sedangkan untuk anggota yang STNK-nya tertukar, diperintahkan pulang untuk mengambil STNK sesuai dengan kendaraan yang dibawanya.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk terlebih dahulu menertibkan internal anggota, sebelum mereka nanti terjun menertibkan masyarakat. Jangan sampai nanti kita menegakkan hukum, tapi kita sendiri malah tidak taat dengan hukum tersebut,” tegas Kapolsek.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Imam Safii mengapresiasi langkah yang dilakukukan jajaran Polsek Pasar Kliwon. Pasalnya, tujuan utama dari Operasi Zebra Candi menyasar seluruh element masyarakat, termasuk anggota penegak hukum. “Operasi di internal sangat diperlukan untuk memberikan contoh baik kepada masyarakat akan tertibnya berlalu lintas,” ujar Imam.

(rs/atn/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia