Selasa, 21 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Boyolali

Adu Moncong, Dua Pemotor Tewas Seketika

Jumat, 20 Oct 2017 22:16 | editor : Fery Ardy Susanto

Penampakan bangkai dua motor yang terlibat laka lantas di Sambi, Boyolali, Jumat malam (20/10).

Penampakan bangkai dua motor yang terlibat laka lantas di Sambi, Boyolali, Jumat malam (20/10). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI - Jalan Bangak-Sambi kembali memakan korban. Dua orang meninggal seketika saat terlibat tabrakan maut di Dusun/Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jumat malam (20/10).

kecelakaan maut melibatkan Ngatirin, 60, warga Dusun Wonokerti, Desa Babadan, Kecamatan Sambi, pengendara Honda Supra nopol G 2845 P dengan Dya Ulhaq, 20, warga Gandasari, Nusawungu, Cilacap, pengendara Satria FU nopol R 6283 BP. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Ngatirin berjalan dari arah selatan ke utara (Bangak-Sambi). Sementara Dya Ulhaq berjalan arah sebaliknya. Sesampai di lokasi kejadian yang minim penerangan dan kondisi jalan menurun, keduanya bertabrakan.

"Saya dengar suara benturan keras. Saya langsung keluar dan melihat kedua motor sampai gancet. Saya lihat kepala kedua korban terus mengucurkan darah segar," kata Budi, sekitar yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Suwanto, tetangga Budi menambahkan, kedua korban meninggal di tempat. Dia langsung menghubungi Polsek Sambi. Kedua korban lalu dievakuasi ke RS Asyfa Sambi.

"Langsung meninggal. Kepalanya pecah," beber Suwanto. 

(rs/wid/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia