Selasa, 21 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Beban Berat di Pundak Freddy Muli

Rabu, 18 Oct 2017 12:00 | editor : Bayu Wicaksono

Pelatih Freddy Muli

Pelatih baru Persis Solo Freddy Muli saat melatih perdana tim Persis di Stadion Manahan. (ISWARA BAGUS/RADAR SOLO)

SOLO – Pelatih baru Persis Solo Freddy Mulai sudah menjalani tugas barunya untuk meracik tim Persis Solo di babak 8 besar. Menggantikan posisi Widyantoro sebagai head coach Persis yang tengah mendapat sanksi dari pihak Komdis PSSI, Freddy harus gerak cepat untuk paham luar dalam kekuatan M Wahyu dkk.

”Tugas di sini jelas tak bisa merubah total. Saya hanya bisa memperbaiki, apa-apa yang dianggap kurang. Kalau soal kekuatan, saya yakin pemain Persis sudah sangat siap. Kalau tidak siap, tidak mungkin pemain bisa membawa Persis masih bertahan hingga fase ini (8 besar),” beber Freddy kepada Jawa Pos Radar Solo.

Dirinya jelas punya beban yang super besar. Manajemen Persis jelas ingin Freddy bisa membawa Laskar Sambernyawa juara. Seperti layaknya Persebaya Surabaya saat dilatih Freddy di musim 2006 mengalahkan Persis di partai puncak Divisi I kala itu.

”Kuncinya saat ini hanya tinggal pemain harus bermain dengan sangat tenang, dan jangan tegang. Kalau ditanya seluruh tim peserta, jelas siapa yang tidak mau promosi ke Liga 1. Mau lawan siapapun, saya harap pemain harus siap,” harapnya.

Satu grup dengan PSMS Medan, Martapra FC, dan Kalteng Putra, Freddy sangat yakin timnya bisa mengoptimalkan tiga pertemuan dengan calon lawannya tersebut. ”Semua pemain siap dimainkan, mungkin hanya stopper kita (Gufron) yang dipastikan tidak bisa main karena akumulasi kartu. Yang lainnya siap, dipertandingan pertama nanti,” bebernya.

Waktu tersisa ini, dirinya akan mulai memahapi pola permainan per individu pemain, termasuk mematangkan finishing pemain di lapangan. Beberapa agenda uji coba juga direncanakan, melawan tim lokal.

(rs/NIK/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia