Jumat, 24 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Radar Solo Events

Serunya Festival Literasi di MIN Patihan Sragen

Jumat, 13 Oct 2017 17:23 | editor : Perdana

HEBOH: Seluruh siswa dan guru MIN Patihan Sragen foto bersama di sela Festival Literasi dan Mewarnai di halaman sekolah setempat, Rabu pagi (11/10).

HEBOH: Seluruh siswa dan guru MIN Patihan Sragen foto bersama di sela Festival Literasi dan Mewarnai di halaman sekolah setempat, Rabu pagi (11/10). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Tepuk Literasi, prok.. prok.. prok..

Baca buku, prok.. prok.. prok..

Baca koran, prok.. prok.. prok..

Suka nulis, prok.. prok.. prok..

Jadi pintar, yes!

TEPUK literasi bergema di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Patihan Sragen, Rabu pagi (11/10). Untuk pertama kalinya, yel-yel ini dikenalkan Jawa Pos Radar Solo dalam kegiatan Festival Literasi. Dipimpin Kompartemen Sragen Jawa Pos Radar Solo, Endro Supriyadi. Ratusan siswa MIN Patihan Sragen bersemangat menyanyikan tepuk literasi tersebut.

Sejak pagi, sebanyak 800 siswa MIN Patihan Sragen sudah berkumpul di halaman sekolah setempat. Mereka sangat antusias mengikuti rangkaian Festival Literasi yang diselenggarakan MIN Patihan Sragen bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Solo tersebut.

”Anak-anakku, surat pertama dalam Alquran yang turun ke dunia yakni Al-Alaq. Dalam surat tersebut, Allah memerintahkan kita untuk membaca. Dengan Festival Literasi ini, bapak berharap anak-anak semua dapat meningkatkan minat baca. Baik membaca buku maupun koran. Agar bisa menambah ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang,” kata Kepala MIN Patihan Sragen, Ruslan Haifani dalam sambutannya.

Usai sambutan, acara dibuka dengan penampilan Polisi Cilik (Polcil) MIN Patihan Sragen dengan aksi formasi baris-berbaris yang kompak. Tak heran, Polcil MIN Patihan Sragen membawa pulang juara 2 Piala Kapolres Sragen dalam rangka Hari Satlantas. Diteruskan dengan penampilan dai cilik, Aska Hanin Hanifa. Aska membawakan pidato bertema berbakti pada orang tua.

Selanjutnya, tampil Adinda Maharani yang membawakan sebuah geguritan karya Ki Hajar Dewantoro. Mengikis rasa bosan, seluruh siswa diajak berjoget Baby Shark bersama. Keseruan semakin terasa saat dua siswa, Alwa dan Rafif naik ke atas panggung untuk memimpin peserta lainnya berjoget. ”Ayo teman-teman, ikuti gerakanku ya,” ujar Alwa.

Puas berjoget, penampilan ekstrakurikuler (ekskul) ditutup performance tari merak. Disusul acara inti, seluruh siswa dibagikan koran Jawa Pos Radar Solo. Mereka diberi waktu membaca berita dalam koran edisi Rabu (10/11). Di sesi ini, Kompartemen Sragen Jawa Pos Radar Solo, Endro Supriyadi mencairkan suasana dengan yel-yel tepuk literasi.

”Tepuk ini bisa kalian nyanyikan saat pagi hari sebelum pelajaran dimulai. Agar kalian semangat belajar dan membaca setiap hari," ujar Endro.

Selanjutnya, siswa kelas 1-3 memasuki ruang kelas masing-masing mengikuti lomba mewarnai. Sementara siswa kelas 4-6 tetap berada di halaman sekolah mengikuti lomba Kuis Ranking 1. Lomba ini mendapat perhatian peserta dan orang tua murid yang datang menjemput. Keseruan terlihat saat peserta berebut menjawab pertanyaan. Membuat suasana makin pecah. Festival Literasi diakhiri dengan pengumuman juara dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Kuis Ranking 1. Yakni 1. Auzan Taufiqul Hafizd (juara 1), disusul Nur Rosyidah Fatimatuz Zahro (juara 2), dan Yusril Nur Khasanah (juara 3). (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia