Kamis, 14 Dec 2017
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kebersihan dan Keramahan Jadi Kunci Eksistensi Pasar Tradisional

Selasa, 10 Oct 2017 19:16 | editor : Fery Ardy Susanto

Aktivitas jual beli di Pasar Gawok, Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Selasa (10/10).

Aktivitas jual beli di Pasar Gawok, Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Selasa (10/10). (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Pasar Tradisional dituntut untuk bisa bersaing dengan pasar modern. Pedagang dan pengelola pasar diimbau selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar dan ramah kepada para pembeli. Dengan begitu, para pelanggan semakin suka dan kangen belanja ke pasar tradisional. 

Hal ini disampaikan Kepala Disdagkop UKM Sukoharjo, Sutarmo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menganjurkan pedagang dan pengelola lebih peka dengan tuntutan konsumen. Artinya memang harus memperhatikan pelayanan dan kebersihan.  Salah satu usaha pemkab membangkitkan animo masyarakat ke pasar tradisional, yakni melalui gelaran event.

”Selain menjaga kebersihan, kami gelar juga ada event. Tahun ini ada 5 pasar yang diresmikan penggunaanya dan semuanya ada pertunjukan wayang kulit,” kata Sutarmo kepada Jawa Pos Radar Solo.

Lima pasar yang dimaksud, yakni Pasar Grogol, Pasar Tawangkuno, Pasar Tawangsari, Pasar Gawok, dan Pasar Nguter. Dari kegiatan ini, animo masyarakat belanja ke pasar tradisional cukup besar.

(rs/yan/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia