Rabu, 18 Oct 2017
radarsolo
icon featured
Boyolali

Pemkab Boyolali Gelar Pementasan Wayang Selama Tujuh Hari

Kamis, 05 Oct 2017 13:05 | editor : Bayu Wicaksono

Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat

Wakil Bupati, M. Said Hidayat memberikan sambutan dalam pergelaran wayang kulit tujuh hari tujuh malam. (TRI WIDODO/RADAR BOYOLALI)

BOYOLALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar  pementasan wayang, bertepat di  Kebun Raya Indrokilo, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo. Bupati Boyolali Seno Samodro membuka gelaran wayang itu di hari pembuka, yang rencananya pementasan ini digelar selama tujuh malam berturut-turut.

Hari pertama pagelaran ini sendiri dimulai pada Senin yang lalu (2/10). Ki Warjito Kliwir asal Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak mengawali pertunjukan wayang kulit tersebut dengan lakon Kresna Duta.  Untuk pentas hari kedua (3/10), dalang Ki Jungkung Darmoyo asal Sawit membawakan lakon Bismo Gugur.

Sementara, hari hari ketiga, kemarin (4/10), Ki Suratno asal Ngemplak dengan lakon Ranjapan (Abimanyu Gugur).

Untuk hari ini (5/10), dalang Ki Joko Sartono dari Musuk membawakan lakon Suluhan (Gatotkaca Gugur). Kemudian Ki Raharjo “Purbo Carito” asal Sambi hadir dengan lakon Durno Gugur akan mengisi pada hari kelima (6/10). Kemudian Ki Suryanto asal Karanggede dengan lakon Jambaan (Karno Tanding) (7/10), hingga dihari terakhir (8/10), Ki Haji Joko Sunarno asal Karanggede membawakan lakon Duryudono Gugur (Rebahan)

Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat menyampaikan bahwa pertunjukan wayang ini untuk kegiatan melestariakan budaya. ”Pagelaran wayang kulit ini merupakan kegiatan nguri-uri budaya,” ungkapnya.

(rs/wid/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia