Senin, 23 Oct 2017
radarsolo
icon featured
Olahraga

Tim Sepeda NPC Indonesia Akhirnya Sumbang Emas di ASEAN Para Games

Rabu, 20 Sep 2017 12:54 | editor : Bayu Wicaksono

Tim Sepeda NPC Indonesia Akhirnya Sumbang Emas di ASEAN Para Games

PUTRAJAYA - Hari keempat ASEAN Para Games di Malaysia (20/9), akhirnya Indonesia bisa meraih medali emas dari cabor sepeda. Ni Kadek Karya Dewi yang turun di kelas individual time trial (ITT) putri (H1-H5) berhasil menjadi yang terdepan. Catatan waktu terbaiknya mengalahkan wakil Singapura, yakni Amanda Mok di Dataran Putrajaya, pagi ini (20/9). Dirinya masih berpeluang mendulang emas keduanya, saat turun di kelas roadrace (H1-H2), yang rencana digelar besok (21/9).


Untuk saat ini Malaysia tetap mendominasi podium di cabor ini. Dimana tuan rumah APG episode kesembilan ini sudah mendulang 16 emas, 10 perak, dan 3 perunggu (hingga pukul 12.00 WIB).


Negara selain tuan rumah yang juga berhasil mencuri emas dari cabor ini adalah Filipina. Arthur bucay berhasil meraih emas untuk Filipina dari kelas ITT putra (C5).


Singapura juga berhasil mendulang emas dari balap sepeda, yakni diraih oleh Emily Lee dari kelas ITT putri (B). Sementara itu di edisi perdana cabor ini digelar di APG, Indonesia berhasil meraih 1 emas, 2 perak, dan 5 perunggu dari empat wakilnya.

Muhammad Fadli Imammudin berhasil meraih dua perak dan satu perunggu.  Perak dari kelas 4000 m individual pursuit, dan ITT putra C4, sedangkan satu perunggu diraih dari kelas kilometer putra C4. Banjir medali malah diraih oleh Sufyan Saori. Dirinya berhasil mendulang tiga perunggu, masing-masing dari kelas kilometer putra C5, 4000 m individual pursuit, dan ITT C5. Satu perunggu Indonesia lainnya, digapai oleh I Wayan Damai dari kelas ITT (H1-H2).

Diantara wakil Indonesia di cabor balap sepeda ini, mungkin nama M Fadli yang sedikit dikenal publik. Fadli adalah juara di berbagai kejuaraan sepeda motor termasuk di Asia Road Racing Championship 2015 kelas supersport 600 cc. Akan tetapi Fadli beralih ke dunia para cycling setelah kaki kirinya harus diamputasi pasca mengalami kecelakaan saat merayakan gelar kampiunnya di Asia Road Racing Championship 2015 kelas supersport 600 cc. Kala itu ia ditabrak dari belakang oleh pembalap motor Thailand Jakkrit Sawangswat saat melakukan seleberasi beberapa saat melewati garis finish. Dirinya akhirnya kini beralih profesi menjadi jadi atlet balap sepeda National Paralympic Committe (NPC) Indonesia.

(rs/NIK/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia