Rabu, 22 Nov 2017
radarsolo
icon featured
Solo

Duh! Pria Ini Gunakan Rumah Dinas untuk Kumpul Kebo

Kamis, 14 Sep 2017 14:12 | editor : Bayu Wicaksono

Tersangka S (kanan) saat mediasi dengan Kepolisian dan pihak sekolah.

Tersangka S (kanan) saat mediasi dengan Kepolisian dan pihak sekolah. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

SOLO - Rumah dinas yang sejatinya digunakan untuk keperluan pekerjaan, namun malah disalahgunakan oleh S (48). Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga sekolah di SDN Tunggulsari 1 ini, menggunakan rumah dinas untuk kumpul kebo.

Perbuatan tercela ini terbongkar setelah ada laporan masuk ke pihak Kepolisian dari M (59), warga Karanganyar bahwa istrinya AS (42), kerap dibawa S kerumah dinas di kawasan sekolah tersebut sejak sebulan terakhir.

"Pelapor mengindikasi bahwa S merupakan selingkuhan istrinya, karena coba diselesaikan secara kekeluargaan tidak bisa, akhirnya pelapor menyelesaikan permasalahan ini lewat jalur hukum," tutur Kapolsek Laweyan, Kompol Santosa.

Dari penyelidikan awal, warga yang tinggal di kampung Tunggulsari, RT 03 RW 16 kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan kerap menyaksikan S bergonta-ganti membawa tamu wanita hingga larut malam ke dalam lingkungan sekolah.

"Warga juga sudah coba menasehati, namun terlapor sifatnya arogan, dan tidak bisa bersosialisasi dengan baik dengan warga sekitar," ungkap Kapolsek kepada Radar Solo, Kamis (14/9).

Atas laporan tersebut, pihak Kepolisian langsung melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk melakukan mediasi. "Dari mediasi, kepala sekolah memutuskan, untuk sementara dibebas tugaskan dari tenaga honorer, dan mulai hari ini untuk mengosongkan rumah dinas sampai proses penyelidikan sementara selesai," pungkas Santosa.

(rs/atn/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia