Sabtu, 23 Sep 2017
radarsolo
Sukoharjo

Posting Ujaran Kebencian, PDIP Polisikan Pemilik Akun FB Bambang Wahyudi

Rabu, 13 Sep 2017 16:06 | editor : Bayu Wicaksono

Pengurus PDIP Sukoharjo menunjukkan bukti postingan ujaran kebencian.

Pengurus PDIP Sukoharjo menunjukkan bukti postingan ujaran kebencian. (RYANTO P.S./RADAR SUKOHARJO)

SUKOHARJO – Akun media sosial (medsos) Bambang Wahyudi dilaporkan ke Polres Sukoharjo, Rabu (13/9), oleh Kader PDI Perjuangan. Hal tersebut terkait ujaran kebencian pada postingannya di grup Facebook Sukoharjo Makmur (SM) yang menyinggung partai tersebut.

Dia mengupload surat yang berisi instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP  yang menyuruh kadernya mengikuti program rekrutmen pendamping dana desa dengan caption tuduhan pengkaderan koruptor. Atas hal tersebut, bendahara PDIP Sukoharjo sekaligus Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto melaporkan langsung postingan tersebut ke Polres Sukoharjo bersama kader partai lainnya.

Dia membawa bukti capture dari postingan akun Bambang Wahyudi yang tertulis "untuk kader partai dari pengurus rantung hingga pac, monggo ada lowongan pendamping dana desa...ini proyeknya lumayan lho..apalagi tanpa pengawasan...ayooo yg masih nganggur..untuk pengkaderan koruptor..disini tempatnya..ada semen ada pasir, batu, aspal, alat berat..cepat daftar...mohon maaf kader partai lain tidak akan diterima...ramaikaaan."

Nurjayanto mengatakan, pihaknya melapor karena ungkapan tersebut mengandung unsur-unsur berupa ujaran kebencian yang ditujukan kepada PDI Perjuangan. Ujaran kebencian yang diunggah akun Bambang Wahyudi tersebut telah dibagikan ke grup Sukoharjo Makmur pada 30 Agustus lalu. Ujaran kebencian terkait program rekrutmen pendamping dana desa dimana PDI Perjuangan mengintruksikan kadernya untuk mengikuti seleksi pendamping tersebut.

”Kebijakan partai memang meminta kader untuk ikut berpartisipasi agar pelaksanaan dana desa berjalan lancar dan sesuai aturan. Tapi, komentar yang disampaikan akun tersebut justru mengandung ujaran kebencian,” papar Nurjayanto.

(rs/yan/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia