Rabu, 27 Sep 2017
radarsolo
Karanganyar

Pemkab Karanganyar Kebut Pembangunan Infrastruktur Jalan

Rabu, 13 Sep 2017 15:04 | editor : Bayu Wicaksono

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus berbenah, terkait pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Tak tanggung–tanggung, dalam anggaran penetapan 2017, pemkab mengeluarkan anggaran Rp 11,3 miliar. Guna pembangunan peningkatan jalan yang ada di dua wilayah, yakni di Kecamatan Gondangrejo, dan Kecamatan Kebakramat.

Berdasar pantauan Radar Solo, proses pembangunan pengembangan dua ruas jalan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Karanganyar 2017 itu, diawali oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, pada acara pengerukan pertama  di dua wilayah tersebut.

Plh. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Titik Umarni mengungkapkan, pembangunan dua ruas jalan tersebut yakni Jalan Malanggaten–Plalar, Kecamatan Kebakramat. Yang dikerjakan langsung oleh PT Rattan Priya Tanaya, Klaten. Dianggarkan Rp 5,9 miliar, dengan masa kontrak kerja selama 150 hari.

Khusus di Kecamatan Gondangrejo, yakni pembangunan ruas jalan Wonosari–Tuban, dengan pagu anggaran Rp 5,4 miliar. Kontraktor penyedia jasa dikerjakan PT Dipomulyo, Semarang, dengan masa kontrak 150 hari. “Untuk paket pekerjaan peningkatan jalan Malanggaten-Plalar dilaksanakan sepanjang 5,4 kilometer, lebar jalan dari eksisting yang semula 3 meter menjadi 4 meter. Guna memberi perkuatan konstruksi badan jalan, di beberapa lokasi dibangun talut penahan tanah dengan konstruksi pasangan batu kali dengan kedalaman bervariasi,” jelas Titik.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menambahkan, peningkatan infrastruktur jalan yang ada di wilayah Karanganyar akan terus dikembangkan. Demi meningkatkan perekonomian warga dan tentunya bakal membawa berkah bagi masyarakat. “Tolong untuk kontraktor, saya ingin pengerjaannya jangan asal-asalan. Dan tolong cepat diselesaikan, serta tepat waktu. Syukur sebelum tenggang waktunya sudah selesai. Kita sengaja berencana yang terbaik untuk infrastruktur jalan. Karena nanti 20 tahun hingga 30 tahun lagi kita tak perlu mikir jalan lagi,” tegas bupati.

(rs/rud/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia