Senin, 23 Oct 2017
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Tersangka Petasan Maut Tertangkap, Pasoepati Bekasi Lega

Rabu, 06 Sep 2017 11:18 | editor : Bayu Wicaksono

Anggota Pasoepati Bekasi, datang ke Polresta Bekasi Kota untuk memberikan penjelasan tentang tragedi di laga Timnas.

Anggota Pasoepati Bekasi, datang ke Polresta Bekasi Kota untuk memberikan penjelasan tentang tragedi di laga Timnas. (Pasoepati Bekasi For Raso)

BEKASI - Pihak kepolisian akhirnya merilis sosok tersangka suporter yang menyalakan petasan maut. Dia adalah ARP alias Rico, berusia 25 tahun warga Cimuning, Bekasi. Mendengar kabar ini Pasoepati Bekasi (Pasoebek), yang sempat namanya dikait-kaitkan karena berada satu tribun dengan tersangka ternyata cukup lega.

”Bersyukur akhirnya sudah tertangkap pelaku aslinya. Kemarin juga kami sudah bertamu ke Polresta bekasi Kota untuk menunjukkan informasi tentang keberadaan komunitas kami di laga Timnas. Yang perlu ditegaskan memang, bukan kami pelakunya,” beber ketua Pasoepati Bekasi, Wakhid Khoiruddin kepada Radar Solo.

Seperti yang diketahui sebelumnya ARP ini merupakan pelaku tunggal. Dia masuk melalui tribun selatan dan sengaja menyelundupkan flare roket ke dalam stadion.

Hasil penyelidikan sementara, ARP tak sengaja mengarahkan flare roket itu ke tribun timur. Tapi dia sadar kalau petasan yang dinyalakannya itu bisa melesat.

”Pelaku ini sebenarnya sempat lihat korban dibawa dan berceceran darah di parkiran. Dia sempat kabur ke rumah bibinya, tapi malamnya pulang, kemudian kami amankan,” ungkap Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar.

Tersangka diancam pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Dari tangan ARP, polisi menyita 10 barang bukti, termasuk satu flare yang belum dinyalakan.

”Motifnya karena murni euforia setelah pertandingan, tak ada maksud lain. Tertangkapnya ARP sendiri berkat unggahan netizen soal insiden ini,” tandas dia.

(rs/bay/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia