Selasa, 17 Oct 2017
radarsolo
icon featured
Klaten

Astaga! Tunggakan Pajak Kendaraan di Klaten Sentuh Rp 17 Miliar

Kamis, 10 Aug 2017 13:11 | editor : Fery Ardy Susanto

Pelayanan Samsat Keliling di Kecamatan Tulung, Klaten, Kamis (10/8).

Pelayanan Samsat Keliling di Kecamatan Tulung, Klaten, Kamis (10/8). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN - Berbagai upaya dilakukan Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Klaten untuk menagih tunggakan pajak kendaraan. Sasarannya 111.196 objek dalam kurun lima tahun terakhir. Hingga Juli 2017, realisasi penagihan pajak kendaraan baru sekitar Rp 2 miliar dari 214.161 objek. Sehingga masih ada Rp 17 miliar lagi yang masih menunggak.

Kepala UPPD Kabupaten Klaten, Sri Harnani mengungkapkan, berbagai faktor menyebabkan wajib pajak belum membayarkan kewajibannya. Salah satunya karena minimnya kesadaran wajib pajak untuk membayarkan sebelum jatuh tempo.

"Padahal kami punya layanan di Kantor Samsat Klaten, Samsat cabang pembantu Delanggu, dan Prambanan. Kami juga punya layanan Samsat Siaga yang keliling di sejumlah kecamatan di Klaten. Belum lagi bisa membayar pajak lewat aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (Sakpole). Jadi sebenarnya masyarakat sudah diberikan kemudahan untuk membayar pajak lewat apa aja," kata Harnani kepada Radar Solo di sela-sela pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Kantor Kecamatan Tulung, Kamis (10/8).

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Solo edisi Jumat, 11 Agustus 2017.

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia