Senin, 23 Oct 2017
radarsolo
icon featured
Features

Peduli Lingkungan: Go Green dengan Baca Puisi

Sabtu, 22 Jul 2017 17:32 | editor : Bayu Wicaksono

Aksi komunitas Bibit Puisi di Solo CFD.

Aksi komunitas Bibit Puisi di Solo CFD.

Ada banyak komunitas pecinta lingkungan di Kota Bengawan. Tapi ada satu yang punya yang punya cara unik dalam melestarikan alam. Siapa lagi kalau bukan Komunitas Bibit Puisi. Komunitas ini menghijaukan bumi dengan membumikan puisi.

”Saya dan teman-teman menempelkan puisi di bibit tanaman. Lalu bibit tersebut kami bagikan ke pengunjung Solo Car Free Day (CFD). Dengan syarat harus membacakan puisi tersebut,” ujar Koordinator Komunitas Bibit Puisi, Fanny Chotimah.

Ide tersebut muncul pertama kali pada Maret 2016. Saat kegiatan budaya memperingati Gerhana Matahari di Balai Soedjatmoko. Tujuannya merekatkan kembali hubungan manusia dengan alam.

”Kebetulan saya bergiat di Buletin Pawon Sastra. Saat itu banyak komunitas yang terlibat. Termasuk Solo Berkebun yang menyumbangkan bibit-bibit tanaman. Akhirnya saya memiliki ide bagi-bagi bibit tersebut,” sambung Fanny.

Fanny percaya puisi memiliki dimensi mengingatkan manusia. Bahwa manusia bagian dari alam semesta ini. Melalui puisi yang ditempel di tiap bibit tanaman, Fanny ingin mengajak warga Kota Solo ikut melestarikan lingkungan. Sekaligus mengenalkan puisi dari berbagai penyair besar di Indonesia. Seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Oka Rusmini, dll.

”Puisi-puisi yang kami pilih tidak selalu bersifat ekologis. Pokoknya kami ingin memotivasi siapa saja yang ingin membuat puisi dan dibacakan. Jadi mereka bisa baca puisi karya dia sendiri atau bisa dikirim ke email Bibit Puisi,” terang Fanny.

Bibit tanaman yang dibagikan beragam jenisnya. Ada bibit sayuran donasi dari urban farming sebuah perusahaan, bibit buah-buahan, dan tanaman hias. Serunya lagi, banyak pembaca puisi yang memamerkan bibit tanamannya yang sudah tumbuh besar di media sosial.

”Pembaca puisi kami segala usia. Ajaibnya para pembaca itu mulai dari anak TK, SD, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, sampai eyang-eyang,” tutur Fanny.

Seiring berjalannya waktu, Bibit Puisi mendapat banyak undangan. Mulai dari mengisi acara pernikahan, mengisi acara di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta, dan yang paling gres memeriahkan acara ibu-ibu PKK Kelurahan Punggawan, Banjarsari, Solo.

(rs/aya/bay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia