Rabu, 20 Sep 2017
radarsolo
Kombis

PAD Pajak Hotel Mewah di Solo Stagnan

Rabu, 12 Jul 2017 19:10 | editor : Bayu Wicaksono

ILUSTRASI

ILUSTRASI (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pajak hotel mewah hanya stagnan. Bahkan, cenderung sama sekali tidak ada peningkatan dari tahun ke tahun.

Padahal, jika dibandingkan dengan hotel bintang tiga dan melati, PAD yang dihasilkan dari kedua sumber tersebut terus meningkat. Ketua Komisi III DPRD Surakarta Honda Hendarto menuturkan, target PAD dari hotel mewah, khususnya bintang empat hanya Rp 14,4 miliar tiap tahun. Target ini tak meningkat tiap tahunnya.

”Meski tiap tahun target tercapai, namun pendapatannya terkesan stagnan. Berbeda dengan hotel bintang tiga atau melati, meski dari segi pendapatan lebih sedikit, namun tiap tahunnya ada peningkatan,” tutur Honda kepada wartawan kemarin (11/7).

Sementara itu, capaian PAD dari pajak hotel dan restoran secara global tahun ini sebesar 54,29 persen atau senilai Rp 13 miliar dari target total Rp 24 miliar. Realisasi tertinggi hingga Juni dicapai oleh hotel bintang dua sebesar 64 persen dari target Rp 1,7 miliar. Capaian terendah didapat hotel bintang tiga, yakni 44,38 persen dari target Rp 4,2 miliar.

Di sisi lain, capaian pajak restoran hingga Juni sebesar 60, 52 persen atau senilai Rp 17 miliar dari Rp 28, 25 miliar yang ditagetkan. Relaisasi pajak paling rendah berasal dari café. Dari target Rp 1,3 miliar, capaiannya sebesar 58,25 persen.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta Yosca Herman Soedrajad   menuturkan, pihaknya telah berupaya mengoptimalkan pendapatan. Khususnya PAD yang bersumber dari pajak hotel. Sebab, saat ini baru ada 10 hotel yang sudah menerapkan tapping box agar dapat membayar tepat waktu secara online.

”Harapannya semakin banyak bank yang bekerja sama dengan pemkot untuk menempatkan tapping box di hotel dan restoran. Sehingga kami terbantu dalam hal menarik pajak hotel dan restoran,” pungkas Herman. (ria)

(rs/vit/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia