Senin, 22 Jan 2018
radarsolo
Karanganyar

Polres Karanganyar Bekuk Jambret Lintas Kota

Jumat, 21 Apr 2017 19:20

Polres Karanganyar Bekuk Jambret Lintas Kota

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak saat gelar perkara penjambretan dengan tersangka Teddy, kemarin. ()

KARANGANYAR – Tersangka tindak kriminal penjambretan ditangkap tim Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Karanganyar belum lama ini. Dalam kesaksiannya, tersangka melakukan tindak kejahatan di sejumlah lokasi. Pelaku yang diamankan adalah Teddy Budi Setyawan, 26, warga Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak saat gelar perkara, Rabu (20/4) menjelaskan, penangkapan terhadap Teddy dilakukan setelah salah satu korban Ana Yunita, 40, mengalami tindak kejahatan. Ketika itu, korban mengendarai sepeda angin dengan meletakkan tas di keranjang depan. Korban melintas di belakang Hotel Tamansari Jalan Dr. Moewardi Badranasri, Kelurahan Cangakan, Karanganyar, Senin (6/3) sekitar pukul 06.30 WIB. Tas korban langsung diambil pelaku yang saat itu mengendari sepeda motor.

 

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Sebab, tas miliknya berisi 1 unit laptop Asus, handphone merek Samsung, uang Rp 800.000, identitas korban, dan kartu ATM .

 

“Usai kejadian itu, korban langsung melapor ke Polres Karanganyar. Saat itu korban mengetahui identitas sepeda motor. Setelah dilakukan penyelidikan pelaku, berhasil kita amankan di rumahnya sore itu juga,” terang kapolres.

 

Saat diperiksa polisi, tersangka melakukan tindak kejahatan sendiri tanpa dibantu pelaku lain. Dalam aksinya, pelaku selalu menyasar korban perempuan yang sedang berjalan atau mengendarai sepeda sendiri di lingkungan sepi.

 

“Pelaku sendiri, dan sudah kita lakukan penyidikan. Dalam kurun waktu belum ada setengah tahun, pelaku sudah melancarkan askinya sebanyak lima kali. Baik itu di wilayah Karanganyar, ataupun wilayah lain seperti di Kecamatan Banjarsari, Solo. Dengan total TKP 5 lokasi,” tandas kapolres.

 

Atas perbuatannya,  pelaku dijerat dengan menggunakan pasal 362 KUHP. Ancaman pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Kepada polisi, Teddy mengaku menjambret untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku menjual barang-barang hasil kejahatan tersebut. “Saya nggak bawa senjata. Nggak bikin korban jatuh. Untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap tersangka. (rud/mas)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia