Selasa, 23 Jan 2018
radarsolo
Sosok

Nandana Putra Purnama, Atlet Karate Cilik Berprestasi

Terinspirasi Aksi Ultraman Memberantas Kejahatan

Jumat, 17 Feb 2017 16:00

Nandana Putra Purnama, Atlet Karate Cilik Berprestasi

(NOVITA RAHMAWATI/RASO)

Cukup banyak medali di cabang olahraga karate yang dikoleksi Nandana Putra Purnama. Deretan prestasi tersebut berawal dari kecintaannya terhadap acara anak-anak di televisi.

Di usianya yang baru 9 tahun, Nanda, sapaan akrab putra kedua pasangan Rohman Sidik Purnomo dan Nuryani Puji Lestari ini sudah mengantongi empat medali emas, 11 perunggu, dan lima perak di cabang karate. Medali-medali itu menghiasi ruang tamu rumahnya di  Jalan Ponconoko, Nirbitan, Tipes. ”Waktu TK sudah belajar karate sampai sekarang,” jelas Nanda.

Semasa kecil, layaknya anak-anak lainnya, Nanda senang bermain dan menonton televisi. Salah satu acara favoritnya adalah Ultraman. Hampir tak terlewat sehari pun untuk menyaksikan aksi pahlawan super tersebut melawan monster-monster galak.

Ketika saluran televisi diganti acara lain, Nanda selalu marah dan menangis.”Kalau diajak ke toko buku, pasti minta dibelikan CD Ultraman. Saat menonton Ultraman, dia selalu menirukan gayanya,” ujar sang ibu.

Dari kebiasaan Nanda tersebut, orang tuanya dapat membaca bakatnya. Ditambah ketika ada tetangga yang belajar karate, dia selalu memperhatikan. Rohman dan Nuryani kemudian memasukkan Nada ke Dojo Ryu S Fighter Club di Sondakan pimpinan Simpe Supriyono SP.

”Setelah sepuluh bulan berlatih, saya diajak ikut pertandingan karate di Wonogiri. Langsung menang, dapat medali emas,” jelas Nanda.

Prestasi tersebut membuat murid SD Al Islam Jamsaren ini lebih semangat berlatih. Meskipun terkadang masih menangis jika terkena pukulan atau tendangan dari temannya latihan. Begitu pula ketika kalan bertanding. ”Kalau menang pun juga kadang menangis karena bahagia,” ungkap sang ayah.

Sibuk berlatih karate tak membuat pendidikan Nanda terbengkalai. Dia malah masuk kelas unggulan dan mendapat juara 3 di kelas. ”Alhamdulillah prestasi di sekolah cukup baik,” jelas Nuryani.

Terbaru, Nanda bertanding mewakili Solo dalam Kejuaraan Daerah Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Danpomdam/IV Diponegoro Cup VII  Tingkat Provinsi Jateng. Dia mendapatkan medali emas dalam kategori usia dini.

Apakah nantinya ingin menjadi atlet karate yang andal? Nanda menjawab di luar prediksi. Dia malah bercita-cita menjadi astronot. ”Soalnya bisa ke luar angkasa,” ucap Nanda polos.

Kedua orang tua Nanda mendukung penuh keinginan si buah hati untuk mewujudkan cita-citanya. ”Awalnya kan memang dia hanya ingin belajar karate. Memang bonusnya dapat berbagai macam penghargaan,” jelas Rohman. (vit/wa)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia