Selasa, 23 Jan 2018
radarsolo
Sukoharjo

Satpol PP Sukoharjo Sisir Minimarket, Kuasa Hukum Keberatan

Kamis, 16 Feb 2017 10:00

Satpol PP Sukoharjo Sisir Minimarket, Kuasa Hukum Keberatan

Petugas dari tim gabungan memberi peringatan di toko modern. ()

SUKOHARJO – Tidak mau kecolongan, Satpol PP Sukoharjo terus menggelar patroli setelah penutupan kembali dua toko modern atau minimarket di Jalan Jenderal Sudirman dan Samanhudi Selasa lalu (14/2), karena masih nekat beroperasi. Sejumlah petugas akan terjun ke lapangan untuk memantau perkembangan.

Kepala Satpol PP Heru Indarjo didampingi Kabid Penegak Perda Satpol PP Sukoharjo Sunarto mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan patroli setelah penutupan dua toko modern yang nekat buka. ”Kami giatkan kembali patroli di lapangan,” paparnya ditemui di kantornya kemarin.

Heru mengatakan, dengan dipasangnya perda line ini, karyawan tidak bisa bebas beraktivitas. Mereka harus izin satpol PP terlebih dahulu bila ingin masuk lokasi. Pemkab tetap menilai toko tidak boleh beroperasi terlebih dahulu karena masih ada proses hukum yang berjalan.

“Setelah ini, jika pengelola toko modern tersebut ingin mengeluarkan barang di dalam toko, maka mereka harus seizin satpol PP dulu. Karena sudah ada perda line yang dipasang di toko tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, tim gabungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari sejumlah instansi. Selain satpol PP, juga dari dinas perdagangan koperasi dan UKM, dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu, dinas perindustrian dan tenaga kerja, bagian hukum, bagian perekonomian serta aparat TNI dan Polri

Sementara itu, penasihat hukum (PH) toko modern yang ditutup, Arif Sahudi menuturkan, pihaknya merasa keberatan dengan penyegelan ini. Sebab, aspek hukumnya sudah jelas.

Pihaknya ingin mencari solusi terbaik. Menurut dia, dengan penutupan tersebut, yang dirugikan tidak hanya investor karena banyak pihak yang terkait.  Seperti karyawan serta masyarakat di lingkungan sekitar.

”Saya sudah mendapat informasi dari klien, tapi mau bagaimana lagi karena selama ini sudah berupaya untuk bertemu dengan pemkab dan tidak ada respons,” katanya. 

Berkaitan penutupan ini, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kliennya. Keputusan koordinasi tersebut secepatnya akan diberitahukan. Yang jelas, pihaknya akan menyikapi penutupan dua toko tersebut. (yan/bun)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia