Selasa, 23 Jan 2018
radarsolo
Karanganyar

Terdesak Kebutuhan, Nekat Curi Motor Tetangga

Kamis, 16 Feb 2017 12:23

Terdesak Kebutuhan, Nekat Curi Motor Tetangga

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak menunjukkan tersangka kemarin. (ADI PRASETYAWAN/RADAR KARANGANYAR)

KARANGANYAR – Sambil menyelam minum air. Ungkapan itu layak untuk menggambarkan aksi nekat Suparno, 40. Warga RT 5 RW 6 Sawahan, Banjarharjo, Kebakkramat itu kesehariannya mencari bekicot di kampungnya untuk dijual. Namun, dia juga memanfaatkan aktifitasnya itu untuk menyatroni rumah tetangganya. Satu sepeda motor dan satu tabung gas elpiji 3 kilogram berhasil dijarahnya.

 

Suparno, 40 rutin mencari bekicot setiap menjelang malam. Dia menyusuri kampungnya mulai dari pekarangan rumahnya sendiri hingga pekarangan tetangga. Bekicot yang dia dapat dijual yang biasanya dimasak untuk sate. Namun jika hasilnya sedikit, bekicot itu untuk makanan ternak lele di rumahnya.

 

Karena sudah hafal dengan pekarangan warga, Suparno nekat membobol salah satu rumah tetangganya 29 Oktober 2016 silam. Suparno berpura-pura mencari bekicot. Setelah pemilik rumah tertidur, dia masuk melalui pintu belakang sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, dia berhasil membawa tabung elpiji 3 kg.

 

Sehari kemudian, Suparno kembali menyatroni rumah itu. Kali ini, dia berhasil membawa sepeda motor Honda Supra. Namun korban mengetahui kejadian itu dan berteriak maling. Suparno berhasil kabur membawa sepeda motor tersebut. Korban lalu melapor ke Polsek Kebakkramat. Setelah kabur beberapa bulan, Suparno akhirnya berhasil ditangkap di Solo, Minggu lalu (29/1).

 

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan, tersangka memanfaatkan kelengahan korbannya. Tersangka berpura-pura mencari bekicot di pekarangan korban. Saat merasa aman, tersangka lalu masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dan berhasil membawa barang curiannya.

”Tersangka bertetangga dekat dengan korban. Tersangka sudah hafal dengan situasi rumah itu,” jelas Ade didampingi Kapolsek Kebakkramat AKP Lukman Tri Novianto kemarin (15/2).

 

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku baru kali pertama mencuri. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian disertai pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

 

Sementara itu, Suparno mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Dia hanya mencari bekicot untuk dijual dan pakan ternak ikan. ”Karena ada kesempatan dan sedang tak punya uang,” kilahnya. (adi/edy)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia