Selasa, 23 Jan 2018
radarsolo
Nasional

Kebangkitan Renang Kota Bengawan

Dominasi Kejurnas Renang Kapolda Cup

Senin, 13 Feb 2017 09:55

Kebangkitan Renang Kota Bengawan

Peserta Kejuaraan Nasional Renang memperebutkan trofi Kapolda Jateng Cup 2017 di kolam renang Tirtomoyo, Manahan kemarin (12/2). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Status tuan rumah benar-benar dimanfaatkan klub-klub renang asal Kota Solo. Perenang-perenang Solo mampu menguasai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang Kapolda Jateng Cup 2017 di Kolam Renang Tirtomoyo Manahan, 10-12 Februari. Posisi tiga besar jadi milik klub-klub Kota Bengawan.

Gelar juara umum diraih klub renang ACS Solo. Mereka menyabet 19 emas, 14 perak, dan 13 perunggu. Posisi kedua ditempati Paswind Solo (10 emas, 7 perak,  dan 10 perunggu). Disusul klub Elite Solo (9 emas, 13 perak, dan 9 perunggu) di posisi ketiga.

Posisi keempat dan kelima diraih klub luar Solo. Posisi keempat diraih Tr. Serayu Banjarnegara (8 emas, 4 perak, dan 3 perunggu). Sedangkan posisi keempat milik Catalina Surabaya (7 emas, 6 perak, dan 6 perunggu).

ACS juga mendominasi di kategori perorangan. Anak didik mereka, Cornelius Beethoven tampil memukai saat terjun di kelompok umur (KU) 3. Dia dinobatkan jadi perenang terbaik putra setelah memborong 5 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Rekan Cornelius, Jonathan juga meraih predikat yang sama di KU 5. Jonathan memborong medali lebih banyak lagi. Yakni 8 emas. Sementara itu di KU 4, predikat atlet terbaik diborong M. Laguna (Paswind Solo) dengan 5 emas dan 2 perunggu. Bersanding dengan  Intan Lorwena (Elite Solo) yang meraih 5 emas dan 2 perak.

”Persaingan cukup merata. Kami bisa unggul karena dominasi peserta yang kebanyakan dari tuan rumah sendiri. Ini jadi modal berharga agar bisa meraih hasil lebih bagus saat terjun di Kejurnas di luar Solo,” beber Ketua Pengkot Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Solo, Devi Rachyuanto, kepada Radar Solo.

Sayang, dua klub asal Solo lainnya, Bintang Timur dan Tri Darma harus terlempar dari lima besar. Bintang Timur finis di posisi ke-9 (2 emas, 4 perak, dan 6 perunggu). Sementara Tri Darma harus legowo di posisi ke-20 (1 perak dan 1 perunggu). Sedangkan klub tetangga, Intanpari Karanganyar ada di posisi ke-12 dari 36 klub peserta (2 emas dan 3 perak).

Kejurnas Renang Kapolda Jateng Cup 2017 diikuti 400 perenang dari berbagai klub di Indonesia. Dibagi dalam beberapa KU. Yakni KU-5 (7-8 tahun), KU-4 (9-10 tahun), KU-3 (11-12 tahun), KU-2 (13-14 tahun), dan KU-1 (15-16 tahun). Keberhasilan ini setidaknya bisa jadi tolok ukur mulai berkembangnya regenerasi renang di Kota Bengawan. (nik/fer)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia