Selasa, 23 Jan 2018
radarsolo
zetizen
Zetizen Journalistik

Smansam Awesome

Rabu, 12 Oct 2016 10:09

Smansam Awesome

RUARR BIASA: Siswa dan perwakilan guru SMAN 1 Sambungmacan foto bersama di halaman sekolah, sebelum Zetizen Jurnalistik 2016 dimulai, kemarin. (FOTO-FOTO ARIEF BUDIMAN-BAYU WICAKSONO/RADAR SOLO)

ZETIZEN Jurnalistik 2016 kembali bergulir, kemarin (1/10) di SMAN 1 Sambungmacan. Rangkaian kegiatan yang diinisiasi Jawa Pos Radar Solo bekerja sama dengan Pemkab Sragen melalui Dispendik Sragen ini dimulai pukul 08.00 WIB.

Sebelum acara inti dimulai, Smansam –julukan SMAN 1 Sambungmacan– unjuk kebolehan dengan sejumlah ekstrakurikuler (ekskul) di halaman sekolah setempat. Yakni ekskul dance Hakuna Matata, futsal, tari kreasi, solo vocal, dan teater Sido Opo Ora.

Dari sekian ekskul ini, paling menarik yakni Sido Opo Ora. Mereka beraksi menampilkan lakon Balada Terbunuhnya Atmo Karpo. Diawali semburan api dari mulut Atmo Karpo, teatrikal ini memadukan tari, monolog, puisi, dan bela diri. Diiringi lantunan merdu musik karawitan. Epic!

“Ekskul teater ini di bawah asuhan guru sini juga. Pak Gabriel Wahyudi,” terang Wakasek Kesiswaan Drs. Suparjo.

Usai perform, Sido Opo Ora lantas mendapat aplaus dari ratusan siswa Smansam. Aksi memukau nan menawan mereka pantas kiranya masuk sebagai nomine Ekskul Competition. Sebuah supporting event Zetizen Jurnalistik 2016.

Selesai perform ekskul, acara beralih ke pelatihan jurnalistik di laboratorium kimia. Dipandu Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo Tri Wahyu Cahyono. Disusul materi fotografi dengan pemateri fotografer Jawa Pos Radar Solo Arief Budiman.

“Semoga kalian bisa mendapatkan ilmu tentang jurnalistik dengan adanya acara ini. Sehinggat nantinya ilmu tersebut dapat menjadi bekal kesuksesan kalian di masa depan,” kata Kepala SMAN 1 Sambungmacan, Drs. Sarengat, MM., dalam sambutannya.

Masuk ke acara inti, materi jurnalistik disampaikan oleh redaktur Jawa Pos Radar Solo, Tri Wahyu Cahyono. Sedangkan materi fotografi jurnalistik dipandu oleh fotografer Jawa Pos Radar Solo, Arief Budiman.

Di akhir sesi, peserta dihibur rangkaian video sosialisasi Zetizen. Komunitas anak muda terbesar di Indonesia oleh wartawan Jawa Pos Radar Solo, Septina Fadia Putri. (aya/fer)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia